MALANGTIMES – Meskipun baru dibuka tahun ini, Program Studi Kedokteran, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang langsung ramai peminat.
Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan
Dari kuota 50 kursi untuk mahasiswa baru (MABA) Jurusan Kedokteran tercatat sebanyak 1.476 peminat yang mendaftar melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Maklum, SBMPTN menjadi satu-satunya jalur masuk seleksi bagi calon MABA yang mau masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang.
Kabiro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAAK) UIN Maliki Malang, Achmad Heru mengatakan SBMPTN merupakan solusi untuk memperoleh calon mahasiswa yang berkualitas.
"Kami sengaja tidak membuka jalur mandiri, Fakultas Kedokteran membutuhkan mahasiswa yang punya daya saing dan kualitas yang tinggi," ujar Heru.
Ditambahkan, kehadiran Fakultas Kedokteran UIN Mulana Malik sendiri diharapkan mampu menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi luar biasa yang terintegrasi antara ilmu dan agama.
Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!
Ke depan, lanjut Heru, para lulusan kedokteran UIN Malang akan diberi lapangan pekerjaan sebagai ahli kesehatan bagi para jemaah haji.
Program ini merupakan bentuk kerjasama antara UIN Maliki Malang dengan Perhimpunan Kedokteran Haji (PERDOKHI).
"Ini poin plus yang kami berikan kepada para lulusan kedokteran UIN Maliki Malang. Mereka tidak perlu bingung mencari peluang kerja setelah selesai menempuh pendidikan di kampus ini," jelas Heru. (*)
