MALANGTIMES - Selama bulan Ramadhan, disunnahkan untuk melaksanakan shalat tarawih. Apa shalat Tarawih itu? Shalat Tarawih adalah shalat yang dikerjakan pada setiap malam selama bulan Ramadhan.
Shalat Tarawih juga disebut qiyaamu Ramadhan. Hukumnya shalat Tarawih adalah sunat mu’akkad, baik dikerjakan sendiri-sendiri maupun berjamaah.
Baca Juga : Beredar SE PBNU: Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah Saja
Adapun waktu pelaksanaannya, mulai setelah shalat Isya (sebelum shalat sunat witir) sampai terbit fajar shadiq (masuk waktu shalat subuh).
Jumlah rakaatnya 20 rakaat atau 8 rakaat, tergantung mana yang kamu ikuti. Keduanya biasanya ditutup dengan shalat witir sebanyak tiga rakaat.
Shalat tarawih ini boleh dikerjakan dengan 2 macam cara, yaitu: Setiap dua sakaat salam.
Setiap 4 rakaat salam (tanpa tasyahud awal).
Setelah rampung, shalat tarawih selesai, dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat witir tiga rakaat.
Shalat sunat witir ini boleh dikerjakan tiga rakaat dan ditutup salam tanpa tasyahud awal. Atau pertama dikerjakan dua rakaat, kemudian satu rakaat.
Cara shalat tarawih sama dengan cara pelaksanaan shalat fardhu, baik gerakan maupun bacaannya. Bedannya hanya di niat.
Berikut niat shalat Tarawih:
USHOLLI SUNNATAT TARAAWIIHI RA’ATAINI LILLAHI TA’AALA
Artinya: "Aku niat shalat tarawih dua rakaat ikhlas karena Allah Ta’ala."
Adapun jika kamu menjadi makmum dan shalat berjamaah, seperti ini niatnya:
USHOLLI SUNNATAT TARAAWIIHI RA’ATAINI MAKMUMAN LILLAHI TA’AALA
Baca Juga : Bebas dari Tahanan Saat Wabah Corona, Abah Anton Tak Langsung Pulang ke Kota Malang
Artinya: "Aku niat shalat tarawih dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala." (*)
