Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen. (Foto: indoplaces)
Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen. (Foto: indoplaces)

MALANGTIMES - Pagi ini, Masjid Agung Baiturrahman, Kepanjen, Kabupaten Malang menjadi salah salah lokasi pengamatan Gerhana Matahari Total (GMT) pada Rabu (9/3/2016) pagi ini.

Baca Juga : Dosen UM yang Sempat Positif Covid-19, Sudah Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Karangkates, Musripan menginformasikan kepada MALANGTIMES, perkiraan puncak gerhana pada pukul 07:25:19,3 WIB dengan penampakan sebesar 83 persen dari total.

Di wilayah selatan Malang ini, penampakan gerhana sebagian ini akan berlangsung selama 2 jam 17 menit 6 detik.

Pengamatan gerhana berlangsung di lantai dua Masjid Baiturrahman. Sejumlah kelengkapan seperti teropong, kamera, laptop, modem wifi, dan LCD projector telah diujicobakan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai rencana.

Teropong sebagai alat utama pengamatan akan diarahkan pada titik koordinat 8.13 LS - 112.57 BT. Peralatan pendukung lain digunakan untuk menangkap fenomena GMT lalu divisualisasi agar dapat disaksikan publik.

Baca Juga : Gegara Ahok Diskon BBM untuk Ojol, Said Didu dan Arsul Soni Malah 'Perang' di Twitter

Musripan berharap, kondisi cuaca akan cerah sehingga pengamatan gerhana dapat berlangsung optimal. "Prediksi BMKG, di Malang, pada saat berlangsung gerhana, cuacanya mendung berawan," ujarnya. 

Sebelum 'nobar', akan dilangsungkan Shalat Gerhana yang menurut rencana diikuti oleh Bupati Malang, H Rendra Kresna. (*)