Perkuat Riset Berkelas Global, FSTeM UB Kolaborasi dengan UiTM Malaysia di Bidang Medical Imaging

19 - Sep - 2026, 03:20

Penandatanganan Implemented Agreement FSTeM UB dengan UiTM Malaysia.(Ist)

JATIMTIMES - Kolaborasi Universitas Brawijaya (UB) dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, tidak hanya diarahkan pada penguatan pembelajaran internasional. Program Adjunct Professor yang dijalankan Fakultas Sains dan Teknologi Maju (FSTeM) UB melalui Departemen Matematika juga menghasilkan kolaborasi riset di bidang medical imaging.

Salah satu luaran penelitian tersebut berupa artikel berjudul “A Hybrid SVNS-TOPSIS-Based Framework for Breast Lesion Detection and Malignancy Risk Ranking from Mammographic Images under Uncertainty.” Penelitian ini mengembangkan kerangka hibrida SVNS-TOPSIS untuk mendeteksi lesi payudara sekaligus melakukan pemeringkatan risiko keganasan berdasarkan citra mammografi dalam kondisi ketidakpastian.

Baca Juga : KPK Dorong Integritas Kampus, UIN Malang Bentuk Pusat Kebijakan Publik dan Pengendalian Gratifikasi

Kolaborasi penelitian melibatkan Dr. Zahari Md Rodzi, Senior Lecturer UiTM Malaysia, sebagai Adjunct Professor bersama Syaiful Anam, S.Si., M.T., Ph.D., dosen Departemen Matematika FSTeM UB.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian menggabungkan pengolahan citra medis dengan sistem pendukung keputusan. Data dari citra mammografi diolah untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan dalam proses pemeringkatan risiko keganasan lesi payudara.

1

Artikel hasil penelitian tersebut telah disubmit ke jurnal internasional Big Data and Computing Visions (BDCV). Dalam laporan kemajuan program, jurnal tujuan tercatat sebagai jurnal terindeks Scopus Q2. Manuskrip selanjutnya memasuki proses editorial dan peer review sesuai mekanisme publikasi jurnal.

Penguatan riset tersebut dilakukan melalui rangkaian diskusi penelitian yang berlangsung secara daring dan luring. Diskusi daring digunakan untuk membahas perkembangan penelitian, metodologi, analisis hasil hingga penyusunan manuskrip.

Kolaborasi kemudian dilanjutkan melalui pertemuan langsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam pertemuan tersebut, tim peneliti membahas metodologi, mengevaluasi hasil penelitian, menyempurnakan manuskrip serta menyusun rencana pengembangan riset dan publikasi berikutnya.

Kerja sama akademik UB dan UiTM juga diwujudkan dalam kegiatan perkuliahan internasional. Departemen Matematika FSTeM UB menggelar perkuliahan secara daring bersama Dr. Zahari pada 16 dan 17 Juni 2026.

Pada pertemuan pertama, mahasiswa mendapatkan materi “Pengantar Image Processing dan Computer Vision pada Citra Medis”. Pembahasan mencakup konsep dasar pengolahan citra dan computer vision serta penerapannya dalam menganalisis citra medis.

Baca Juga : Mangga Podang Kantongi Sertifikat IG, Pemkab Kediri Fokus Jaga Populasi dan Kualitas

Sementara pertemuan kedua membahas “Implementasi Image Processing dan Computer Vision pada Citra Medis”. Materi diarahkan pada penerapan metode pengolahan citra dan computer vision untuk menangani berbagai persoalan dalam citra medis.

“Program ini tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran dari akademisi internasional, tetapi juga membuka ruang kolaborasi penelitian yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Syaiful Anam.

Program bertajuk “Adjunct Professor in Image Processing and Computer Vision: Medical Imaging and Decision Support Systems” tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan internasionalisasi FSTeM UB. Kegiatan mencakup pengajaran, transfer pengetahuan, pendampingan riset, pengembangan manuskrip hingga publikasi ilmiah bersama mitra perguruan tinggi luar negeri.

Kolaborasi UB dan UiTM tersebut juga diarahkan pada pengembangan bidang yang berkaitan dengan kesehatan melalui medical imaging, penguatan kualitas pembelajaran melalui keterlibatan akademisi internasional, serta pengembangan sains dan teknologi berbasis riset.