MALANGTIMES - Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM), Nasikh mendapat penilaia tidak baik dari pengguna media sosial atas sikapnya yang dinilai tidak mengindahkan nilai-nilai kepatutan.
Diberitakan oleh MALANGTIMES sebelumnya, Nasikh beroleh sorotan dari netizen akibat dinilai melakukan tindakan tak etis dan semena-mena saat mendisiplinkan mahasiswa yang parkir motor sembarangan di kampusnya. Akiatnya, mobil milik Rektor UM tak bisa lewat.
Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!
Permasalahan tersebut pertama kali diungkap oleh akun GieGrav lewat platform jurnalisme warga, Kompasiana, dalam artikel berjudul “Tidak Terima Ditegur Rektor, Wakil Dekan II FE Universitas Negeri Malang 'Cari Gara-gara”.
Sang penulis berkisah, awalnya, Nasikh dilaporkan merantai motor-motor yang dinilai menghalangi jalur kendaraan. Dalam artikel tersebut, sang penulis menjabarkan sejumlah perilaku Nasikh yang dinilainya tak patut yang menyertai tindak penegakan tersebut.
Agar dapat membebaskan motornya, para mahasiswa yang rupanya tak hanya berasal dari UM tersebut diminta untuk menghadirkan orang tua. Nasikh juga mengancam akan melaporkan para mahasiswa tersebut kepada rektornya masing-masing.
Sang penulis artikel tampak kecewa karena menurutnya, setiap orang tua memiliki kesibukan masing-masing. Apalagi ketika mereka telah hadir, sang wakil dekan dinilai tak memperlakukan para orang tua dengan sopan.
“(T)anpa mempersilahkan duduk, Nasikh langsung menuding dan berbicara dengan nada tinggi, tidak sopan, dan tanpa tedeng aling-aling "Bapak tahu apa kesalahan anak bapak? Ini pelecehan namanya, rektor tidak bisa lewat karena anak bapak parkir sembarangan,” tulisnya sembari mengutip kata-kata Nasikh.
Selain itu, Nasikh juga dilaporkan langsung meninggalkan forum sebelum seluruh masalah benar-benar jelas dan selesai.
Baca Juga : Cegah Covid 19 Pada Lansia dan Anak-Anak, Pemkot Batu Akan Beri Tambahan Nutrisi
“Nasikh bergegas pergi dengan memasuki mobil bernomor polisi N 1903 AX yang ternyata juga parkir tidak jauh dari motor yang di gemboknya di halaman gedung E3,” tulis GieGrav.
Tak ayal, hal tersebut menimbulkan kekecewaan orang tua yang dinilainya telah repot-repot menyempatkan diri hadir.
Ketika MALANGTIMES berusaha mengklarifikasi masalah tersebut, Nasikh menolak memberikan komentar.
Laporan lengkap jurnalisme warga mengenai polemik Wakil Dekan UM dapat dibaca disini. (*)
