Beberapa murid saat menunjukkan tariannya kepada masyarakat di Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Beberapa murid saat menunjukkan tariannya kepada masyarakat di Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kalangan anak-anak dan lansia menjadi prioritas utama bagi Pemkot Batu dalam mencegah penyebaran Covid 19. Terlebih keduanya rentan akan terserang virus covid-19, karena itu Pemkot Batu ancang-ancang memberikan nutrisi.

“Kebutuhan untuk kesehatan ada peningkatan yaitu ada penambahan nutrisi bagi kelompok rentan yakni anak-anak dan lansia,” kata Juru Biacara  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Ia menambahkan, kelompok lanjut usia rentang, selain nantinya diberi nutrisi harus sering berjemur di antara pukul 09.00 dan 15.00. Karena berjemur bisa dilakukan selama 15 menit.

“Hal itu dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas, bukan membunuh virus. Sehingga jika nanti nutrisi itu diberikan agar diimbangi dengan itu,” imbuhnya.

Kebutuhan kesehatan selama 3 bulan mendatang dianggarkan mencapai Rp 40,14 miliar. Meliputi pembelian APD, masker, hand sanitizer, desinfektan, rapid test, obat-obatan.

“Kemudian juga insentif tenaga medis dan tenaga pendukung, biaya shelter karantina, tempat istirahat medis, biaya pengobatan rumah sakit,” imbuhnya.

Baca Juga : Ungkapan Mahasiswa Asing UIN Malang yang Terisolasi di Kampus

Sedang dalam rangka penanganan Covid-19 Pemkot Batu melalui recofussing dan realokasi anggaran menyiapkan dana kurang lebih Rp 102 miliar. Meliputi 4 bidang, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang Jaring Pengaman Sosial/Social Safety Net, dan bidang keamanan.