Malangtimes

Dispora Kabupaten Malang Perkirakan Kerusakan Stadion Kanjuruhan Relatif Kecil

Oct 07, 2022 10:46
Tim Labfor saat melakukan olah TKP di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).
Tim Labfor saat melakukan olah TKP di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).

JATIMTIMES - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang masih belum melakukan inventarisir terhadap kerusakan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan akibat insiden yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Saat itu, insiden terjadi usai Arema FC kalah saat menjamu Persebaya dengan skor 2-3.

Kepala Dispora Kabupaten Malang, Nazaruddin Hasan mengatakan bahwa kerusakan yang diakibatkan insiden itu diperkirakan relatif tidak terlalu banyak. Menurutnya, jika dinominalkan kerusakannya sekitar Rp 40 juta. 

"Inventarisir kerusakan, kalau kerusakan mungkin relatif kecil. Paling sekitar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta," ujar Nazar belum lama ini. 

Pantauan di lokasi Stadion Kanjuruhan memang tampak ada beberapa kerusakan. Seperti pagar pembatas tribun, tembok jebol di gate 13 dan papan LED untuk iklan yang masih banyak berjatuhan. 

Sementara kerusakan bagian stadion yang tampak dari luar yakni bagian tembok di gate 13 yang jebol. Dengan kondisi pintu yang sedikit melengkung. Selain itu juga ada salah satu kios yang pintunya rusak. 

"Cuma yang dirusak pagar, dalam, tembok jebol, pagar gerbang depan dicabut," imbuh Nazar. 

Sementara itu sebelumnya, Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan bahwa saat ini pihaknya memang masih belum melakukan identifikasi kerusakan Stadion Kanjuruhan. Pihaknya masih fokus untuk penanganan terhadap korban pada tragedi nahas tersebut. 

"Kami masih konsentrasi, Pemkab Malang untuk para korban yang sakit dan yang meninggal. Kami melihat kerusakan tidak terlalu banyak. Karena kejadiannya di rumput di lapangan. Kalau di tribun tidak ada (banyak) yang rusak," imbuh Sanusi.

Sanusi mengatakan, Stadion Kanjuruhan merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Sehingga untuk perbaikannya, Sanusi menegaskan akan dilakukan oleh Pemkab Malang. Namun menunggu proses olah TKP dan identifikasi oleh tim dari Mabes Polri selesai. 

"Setelah nanti dari labfor dan kepolisian selesai melakukan investigasi, baru kita lihat stadion. Karena sekarang masih dalam pengawasan Kapolri. Nanti yang memperbaiki Pemkab Malang," pungkas Sanusi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru