Sehari, Daster Malangan Ludes di Pameran APEKSI

Aug 09, 2022 06:49
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau stan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang menampilkan produk daster malangan pada pameran Rakernas APEKSI ke-XV di Kota Padang, Senin (8/8/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang) 
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau stan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang menampilkan produk daster malangan pada pameran Rakernas APEKSI ke-XV di Kota Padang, Senin (8/8/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang) 

JATIMTIMES - Dalam sehari, produk daster bordir khas Kota Malang dari brand Red Tulip ludes dan habis terjual dalam pameran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XV pada 7-10 Agustus 2022 di Kota Padang. 

Produk daster bordir khas Kota Malang dari brand Red Tulip menempati stan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang pada gelaran Indonesia City Expo 2022 yang berlangsung hingga 10 Agustus di Lapangan RTH Imam Bonjol, Kota Padang. 

Hal ini juga sebagai wujud suksesnya misi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mengangkat produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asli Kota Malang untuk dikenalkan kepada perwakilan 98 Pemerintah Kota dari seluruh Indonesia dalam acara Rakernas APEKSI ke-XV di Kota Padang. 

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, selain sebagai wujud suksesnya pengelan produk UMKM asli Kota Malang, hal itu juga menjadi testimoni nasional akan kualitas karya kreatif dari Kota Malang. 

"Bagi daerah dan khususnya Kota Malang, ini (Rakernas APEKSI XV) jadi ajang promosi potensi produk-produk unggulan," ungkap Sutiaji, Senin (8/8/2022). 

Peninjauan.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini juga berharap, dengan pengenalan produk UMKM asli Kota Malang ini harapannya memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat Kota Malang. 

"Sehingga harapannya nanti banyak orang datang ke Kota Malang dan ada efek dominonya bagi ekonomi masyarakat," ujar Sutiaji. 

Lebih lanjut, tercatat sejumlah wali kota beserta delegasi mengunjungi stan dari Diskopindag Kota Malang yang menampilkan produk daster bordir khas Kota Malang. 

Di antaranya, dari Kota Tarakan, Kota Mojokerto, dan Kota Makassar. Para perwakilan Pemkot tersebut memborong produk daster bordir khas Kota Makang yang memiliki kekayaan motif. Selain itu, bahan yang digunakan yakni katun Jepang terbaik di kelasnya dan dibuat secara handmade embroidery. 

Sementara itu, pemilik brand daster bordir Red Tulip Ike Vidya mengaku senang karena telah di fasilitasi oleh Pemkot Malang mengikuti pameran Indonesia City Expo 2022 yang dihadiri delegasi dari 98 kota se-Indonesia ini. 

"Ini support (Pemkot Malang) yang luar biasa untuk UMKM lokal. Tidak hanya daster, tapi juga produk taplak, sandal, dan tas. Awal kita bawa 130 pcs, sisa beberapa saja. Nanti datang lagi 150 pcs tambahan dari Malang. Kontak pasar baru juga banyak kita dapatkan," tutur Ike. 

Pihaknya berharap, ke depan dukungan pemasaran produk dari Pemkot Malang ini dapat terus dilakukan bahkan sampai ke luar negeri.  

Ike menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Malang Sutiaji dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Malang Widayati Sutiaji yang telah memberikan dukungan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru