Layanan Ngalam 112 Catat 269 Laporan Pada Semester Pertama di 2022, Didominasi Laka Lantas

Jul 15, 2022 14:52
Para pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang yang khusus menangani layanan Ngalam 112. (Foto: Diskominfo Kota Malang)
Para pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang yang khusus menangani layanan Ngalam 112. (Foto: Diskominfo Kota Malang)

JATIMTIMES - Layanan nomor tunggal darurat yakni Ngalam 112 atau call center 112 yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang pada tahun 2020 lalu, mencatat 269 laporan kejadian yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kota Malang Moh Sidik mengatakan, Layanan Ngalam 112 sudah mulai banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Malang. Untuk laporan kejadian yang mendominasi pada semester pertama di tahun 2022 yakni penanganan kecelakaan lalu lintas. 

"Pada tahun 2022 di semester pertama ini sudah 269 kejadian yang sudah ditangani, antara lain penanganan kecelakaan lalu lintas (27,88 persen), penanganan evakuasi hewan (22,68 persen), penanganan kebakaran (8,92 persen), penanganan kerusakan konstruksi (8,18 persen), layanan ambulan (7,43 persen), dan layanan kedaruratan lainnya (24,91 persen)," ungkapnya. 

Pihaknya menyebutkan, untuk penanganan dalam setiap laporan ini bekerja sama dengan Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Pegawai Layanan Ngalam 112.

Selain itu, pihaknya juga bersinergi dengan perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), UPT Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Lalu juga ada Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB), Dinas Kesehatan (Dinkes), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang dan PSC 119. 

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang Muhammad Nur Widianto mengatakan, bahwa tujuan dari Layanan Ngalam 112 ini untuk mempermudah masyarakat, terutama dalam melakukan panggilan kedaruratan. 

Menurutnya, hal itu dapat mempercepat penanggulangan keadaan darurat, mempermudah koordinasi antar instansi terkait, serta mengurangi dampak bahaya dari keadaan darurat. 

"Diharapkan layanan ini akan terus dapat melayani masyarakat secara maksimal guna terciptanya kondisi yang kondusif. Bagi warga Kota Malang, silakan dimanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya. 

Lebih lanjut, Program Layanan Ngalam 112 ini merupakan salah satu cara Pemkot Malang melalui Diskominfo memberikan kemudahan pelayanan kedaruratan yang terjadi di Kota Malang. Pihaknya mengimbau agar warga Kota Malang tidak segan-segan menggunakan fasilitas ini.

"Semua orang bisa mengadukan kondisi darurat kepada kami (Layanan 112). Nanti kami akan membantu meneruskan kepada instansi atau lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan kondisi kegawatdaruratan yang dialami warga," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru