Sinyal Reshuffle Kabinet Dibalik Amarah Presiden Jokowi saat Beri Arahan Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia

Mar 26, 2022 09:12
Presiden Joko Widodo (Foto: Kementerian Keuangan)
Presiden Joko Widodo (Foto: Kementerian Keuangan)

JATIMTIMES - Pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin mengatakan, langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluapkan sejumlah kejengkelan saat memberikan pengarahan tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia adalah sebagai sinyal bahwa reshuffle kabinet akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut Ujang, reshuffle kabinet Indonesia Maju ini kemungkinan akan dilakukan Jokowi sebelum atau sesudah Hari Raya Idul fitri/Lebaran.

"Sebelumnya tidak ada statement terkait reshuffle, orang Jawa kalau sudah mengatakan itu sudah marah, artinya ke depan kemungkinan reshuffle. Tinggal tunggu waktu saja," ujar Ujang.

Lebih lanjut Ujang menilai, langkah Jokowi meluapkan amarahnya itu bukanlah gimmick politik. Jokowi benar-benar marah karena impor masih terus dilakukan para menteri kepala lembaga, kepala daerah, hingga petinggi BUMN hingga saat ini.

"Kenyataan kita ini memang semua produk impor, mulai dari peniti, centong nasi di dapur, beras, kedelai produk bahan pangan kita untuk rumah tangga impor," cetus Ujang. 

Ujang lantas menagih ketegasan Jokowi untuk mengganti pejabat-pejabat yang masih melakukan impor hingga hari ini. Hal itu karena peringatan untuk menggunakan produk dalam negeri sudah diserukan Jokowi sejak lama.

Seperti diketahui, Jokowi sebelumnya meluapkan sejumlah kejengkelan saat memberikan pengarahan kepada menteri, kepala lembaga, kepala daerah, dan BUMN tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, Jumat (25/3/2022).

Saat di Bali, Jokowi sampai mengeluarkan kata 'bodoh' hingga melarang peserta yang hadir tepuk tangan di sela-sela dirinya berbicara. Awalnya, Jokowi mengatakan realisasi pengadaan barang dan jasa dari dalam negeri atau made in Indonesia baru Rp 214 Triliun per hari ini. 

Angka tersebut setara dengan 14 persen dari total anggaran sebesar Rp 1.481 triliun. Mantan Wali Kota Solo itu juga sempat menyentil seragam hingga sepatu tentara dan polisi yang juga beli dari luar negeri. 

Belum lagi pulpen hingga buku tulis yang juga masih berasal dari luar negeri.

"Jangan ini diteruskan, setop. Kalau semua beli produk dalam negeri maka lompat ekonomi kita," kata Jokowi tegas. 

Jokowi juga menyoroti impor tempat tidur di rumah sakit dan alat kesehatan. Berkaitan dengan impor alat kesehatan dan tempat tidur rumah sakit ini, kejengkelan langsung ia arahkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Alkes, menteri kesehatan, tempat tidur untuk rumah sakit, produksi saya lihat ada di Yogyakarta, Bekasi, Tangerang. (Tapi) masih impor, mau diteruskan? Mau saya umumkan kalau saya jengkel," kelakar Jokowi. 

Belum lagi, soal impor alat pertanian. Kegeraman terjadi saat Jokowi menanam jagung di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Saat itu Jokowi menemukan traktor yang sebenarnya tidak berteknologi tinggi dibeli dari luar negeri.

"Alat mesin pertanian, traktor tak berteknologi tinggi saja impor, jengkel saya," tutur Jokowi kesal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Presiden Joko Widodopresiden jokowi marahpresiden jokowi kesalisu reshufflegerakan cinta produk dalam negeri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru