Rencana Tol Kepanjen-Tulungagung Akan Terkoneksi dengan JLS

Feb 21, 2022 18:02
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Romdhoni.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Romdhoni.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyambut baik atas rencana Pemerintah Pusat terkait rencana pembangunan jaringan tol Kepanjen, Kabupaten Malang menuju Kabupaten Tulungagung. Apalagi, dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa bulan lalu, ada kesesuaian konsep antara yang menjadi usulan Pemkab Malang dengan Pemerintah Pusat. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Romdhoni mengatakan, konsep jaringan jalan tol yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat telah sesuai dengan yang diharapkan oleh Pemkab Malang. Di mana, salah satunya jalan tol ini nantinya akan terkoneksi dengan jalur lintas selatan (JLS) melalui koridor barat, atau wilayah Karangkates. 

"Konsep jaringan, hasil rapat beberapa bulan lalu kita sudah sepakat. Perencanaan memang sesuai harapan kita. Ada exit tol di Jatikerto, akses ke koridor barat menuju JLS. Menjadi koneksi antar jalur lintas selatan ke exit tol Kepanjen-Tulungagung," ujar Romdhoni, Senin (21/2/2022). 

Romdhoni menyebut, rencana tol Kepanjen-Tulungagung ini juga sejalan dengan rencana pembangunan jalan tol Malang-Kepanjen. Saat ini rencana itu sudah dalam proses persiapan dan proses desain teknis. Sedangkan untuk pekerjaan fisik, diperkirakan akan dimulai 2023. 

"Tentu diawali dengan pembebasan lahan. Itu hasil keterangan yang kita mintakan, karena itu area kita. Malang-Kepanjen, Kepanjen-Tulungagung, konteksnya perencanaan, studi kelayakan dan sebagainya. Uji publik segala macam, tahapan perencanaan," terang Romdhoni. 

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Malang juga tengah melakukan persiapan. Seperti melakukan penguatan infrastruktur jalan di tiga kecamatan yang menjadi wilayah penyangga atas rencana tol Kepanjen-Tulungagung. Ketiga kecamatan tersebut adalah Sumberpucung, Donomulyo dan Kalipare yang berada di lingkar koridor Barat.

"Karena itu juga panjang, kemampuan daerah terbatas. Konsep itu sudah ada, kita dulukan titik ekstrem dulu menuju satu kondisi ideal. Teman-teman persiapkan izin melebarkan tebing di Rajekwesi (Kalipare) yang paling ekstrem. Kendala utama di Rajekwesi karena wilayah Perhutani. Kita mintakan izin untuk lebarkan, gempur tebing, nantinya kapasitas jalan Sumberpucung ke Donomulyo bisa ada peningkatan kapasitas," pungkas Romdhoni. 

Selain itu, karena sejalan dengan rencana jaringan tol Malang-Kepanjen, akses jalan dari Gondanglegi menuju Pantai Balekambang juga akan dipermak. Mengingat angkanya yang terbilang besar dengan pertimbangan nilai yang cukup strategis, Romdhoni mengatakan bahwa kementerian terkait telah menangkap hal itu untuk juga ditangani. 

"Jaringan itu adalah strategis. Koneksi JLS ke Malang yang lewat Gondanglegi. Angkanya besar dan nilai strategis jalan tersebut. Kementerian menangkap, itu akan ditangani oleh kementerian," pungkas Romdhoni. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
tol kepanjen tulungagungDPUBM Kabupaten Malangjls koridor barat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru