Tak Miliki Kartu Barcode, Armada Sampah Tidak Bisa Masuk TPA Kota Batu

Feb 20, 2022 20:19
Petugas sedang memilah sampah di TPA. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Petugas sedang memilah sampah di TPA. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu tahun 2022 memiliki target bisa mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir hingga 24 persen. Karena itu mulai Senin (21/2/2022) armada sampah di Kota Batu diberi kartu barcode.

Sehingga nantinya bagi armada yang tidak memiliki kartu barcode tidak bisa masuk ke dalam TPA di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Sebab kartu barcode akses masuk agar bisa membuang sampah di sana.

“Mulai besok (Senin) pagi pukul 06.00 armada diberi kartu barcode di TPA Tlekung,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan.

Mengapa hal tersebut dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, mengantisipasi agar tidak kecolongan ada armada luar Kota Batu yang masuk. Sebab seringkali Aries mendapati ada armada luar Kota Batu yang membuang sampah di TPA Tlekung.

“Ada armada selain dari Kota Batu yang masuk ke TPA Tlekung. Jadi sekarang dengan diberikan barcode itu mengantisipasi itu,” tambah Aries.

Pengurangan sampah 24 persen di TPA Kota Batu, salah satunya agar tidak menimbulkan bau yang berlebih. Mengingat bau sampah kerap mengganggu warga khususnya di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung khususnya saat musim hujan.

Sementara itu sampah yang masuk setiap harinya rata-rata di TPA bisa mencapai sekitar 70 ton. Sampah anorganik mencapai 46,45 persen dan sampah organik mencapai 53,55 persen.

“Sampah tersebut berasal dari pemukiman, jalan, toko, pasar, hotel, resto, dan taman di Kota Batu,” tutup Aries.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
DLH Kota Batusampah kota batuTPA Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru