Cegah Klaster Perusahaan, Wali Kota Malang Sutiaji Datangi Perusahaan Rokok PT HM Sampoerna

Feb 18, 2022 10:33
Walikota Malang Sutiaji bersama Ketua TP PKK Widyawati saat melihat pekerja Sampoerna dari luar jendela pabrik (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Walikota Malang Sutiaji bersama Ketua TP PKK Widyawati saat melihat pekerja Sampoerna dari luar jendela pabrik (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji, Jumat pagi (18/2/2022), meninjau perusahaan rokok HM Sampoerna di Jalan Industri Barat 2, Blimbing, Kota Malang. Dalam pantauan tersebut, pihaknya didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Kota Malang dan beberapa OPD lain.

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, pemantauan yang dilakukan ini berkaitan dengan penerapan Protokol Covid-19. Sejak awal mula pandemi, hingga kemudian berkembang menjadi varian Omicron, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan perusahaan-perusahaan untuk bisa terus melakukan pengawasan.

"Sejak awal, kita pantau, pertengahan kita pantau, mulai dari beberapa varian hingga Omicron. Alhamdulillah sekarang sudah dipersempit lagi, kalau dulu kapasitas (ruang bekerja) 44 sekarang tinggal 22," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, komunikasi tersebut tentunya untuk menanamkan kepada perusahaan agar tidak hanya atau selalu memikirkan keuntungan perusahaan semata, akan tetapi juga harus memikirkan faktor lainnya.

1

"Jangan sampai nanti ada klaster perusahaan, kalau begitu yang rugi kan juga bukan perusahaan saja, tapi juga masyarakat, kemudian angkutan kan juga rugi (yang ada disekitar perusahaan), maka jangan sampai itu terjadi, mitigasi dilakukan terus menerus," tuturnya.

Pihaknya kembali menegaskan terkait varian Omicron, semua pihak harus tetap waspada. Meskipun varian ini tanpa gejala, tetapi paparannya cukup tinggi. Dari hasil pantauan di PT HM Sampoerna, Sutiaji mendapatkan hasil jika penerapan protokol kesehatan di perusahaan rokok tersebut telah diterapkan dengan baik.

Penerapan protokol mulai dari masuk lokasi pabrik hingga dalam proses pekerja melakukan aktivitas pekerjaan, dengan berbagai pembatasan, telah sesuai sebagai perusahaan yang menjadi pilot project perusahaan tangguh.

"Alhamdulillah di sini mitigasinya berjalan degan bagus, mulai awal sampai sekarang protap di jalankan terus," jelasnya.

Sutiaji berpesan untuk perusahaan lainnya, dalam menjalankan industri harus saling menguatkan simbiosis mutualisme. Paradigma dan pemahaman inilah yang kemudian harus dikembangkan. Sehingga, dalam hubungan dengan pekerja dan sebaliknya bisa berjalan dengan baik demi kelancaran sebuah industri. 

"Melihat karyawan itu anaknya. Karena kalau tidak ada karyawan pasti perusahaan tutup. Demikian juga dengan karyawan juga harus melihat perusahaan. Ketika perusahaan tutup, dia menjadi pengangguran," ungkapnya usai melakukan pemantauan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
SutiajiWali Kota MalangPabrik Rokok Sampoerna di Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru