Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Rumuskan Transformasi di Era Disrupsi, UIN Maliki Malang Gelar Konferensi Internasional

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

16 - Nov - 2021, 01:56

Placeholder
International Conference on Islamic Education (ICIED) (Ist)

JATIMTIMES - Era distrupsi menuntut setiap instansi pendidikan selalu siap menatap berbagai inovasi kelembagaan dan kurikulum. Hal ini tentu agar instansi pendidikan tidak kehilangan substansi akademik dan nilai-nilai yang diyakini dapat terus membentuk karakter mahasiswa pendidikan tinggi Islam. 

Merespons hal tersebut, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang tak pernah kendor untuk menyongsong visi kampus menjadi Universitas Unggul dan Bereputasi Internasional. Bahkan di The 6 th International Conference on Islamic Education (ICIED) topik yang dipilih selaras dengan visi kampus, yaitu Sustainable Education Transformation in The Disruptive Era. 

Dekan FITK UIN Malang Dr H Nur Ali MPd menyatakan, ide yang berkembang dalam konferensi ini selaras dengan budaya dan kurikulum yang dikembangkan di UIN Malang, yaitu integrated curriculum, literasi interreligius dan kelembagaan pendidikan. 

1

“Fusionist Scholars merupakan integrasi metode kritis Barat dengan agama dalam bidang pendidikan Islam," jelas Nur Ali.

Lebih lanjut Nur Ali menyampaikan, untuk Fusionist Vision, mengarah pada orientasi yang bertumpu pada pernyataan bahwa pengetahuan tidak dapat dibagi menjadi intelektual Islam atau barat. "Tetapi ini menjadi satu kesatuan yang bermanfaat Rahmatan Lil Alamin," tutur Nur Ali.      
   
Dalam kegiatan ini juga diharapkan diharapkan melahirkan pemikir-pemikir fusionis. Yaitu berpikir dan bertindak dengan mendasarkan pada tradisi lama yang baik dan mengambil pemikiran baru yang lebih baik untuk masa depan bangsa. 

Sementara itu, Prof Mun’im Sirry, PhD dari  Notre Dame University Amerika yang didapuk sebagai Keynote Speaker menyampaikan hal seperti dijelaskan Dekan FITK.

Secara singkat dijelaskannya, jika pendidikan tinggi Islam di Indonesia, telah melalui perjalanan panjang. Karena itu menurutnya, sudah saatnya melangkah jauh melahirkan sumberdaya manusia berkualitas. "UIN Malang sudah saatnya melahirkan para  Fusionist scholars dan Fusionist Vision," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UIN Malang Prof Dr HM Zainuddin MA menyambut dengan antusias para presenter dari berbagai negara di antaranya Prof Mun’im Sirryn PhD, University of Notre Dame (United States of America); Prof Dr Khalid Bin Hassan Al-Abri, King Fadh University (Saudi Arabia); Lubna Farah PhD, National University of Modern Languages (Pakistan).

Kemudian, Dr Araya Ramsin, Chulalongkorn University (Thailand) dan presenter dari beberapa kampus, baik internal UIN Malang seperti Dr Hj Mamluatul Hasanah, MPd dan Umi Julaihah PhD.

Tak ketinggalan presenter dari luar kemenag seperti Diah Wihardini, PhD, Binus University dan Ananto Kusuma Seta PhD, Universitas Negeri Jakarta juga mendapat sambutan hangat Prof Zainuddin. 

“Keynote Speaker dan presentasi di setiap sesi menyajikan berbagai strategi yang digunakan di kampusnya masing-masing pada era distrupsi," pungkas Prof Zainuddin.


Topik

Pendidikan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya