Dapat Support DPMD Provinsi Jatim, Festival Desa Sengguruh Segera Digelar

Nov 04, 2021 13:22
Kepala Desa Sengguruh Jamburi saat menyampaikan paparan saat rapat koordinasi bersama DPMD Provinsi Jawa Timur.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Desa Sengguruh Jamburi saat menyampaikan paparan saat rapat koordinasi bersama DPMD Provinsi Jawa Timur.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh, Kecamatan Kepanjen dijadwalkan akan segera menggelar festival. Hal itu juga menyusul turunnya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Malang yang menjadi level 2. 

Rencana tersebut juga telah mendapat restu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur. Bahkan, Kabupaten Malang memang menjadi salah satu dari dua wilayah di Jawa Timur yang ditunjuk oleh DPMD Provinsi Jatim untuk menggelar Festival Desa ini. 

"Ada dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Tulungagung dan kedua Kabupaten Malang ini. Harapannya ini bisa menjadi percontohan. Tentunya festival desa untuk mengucap syukur," ujar Kepala Desa Sengguruh Jamburi, menyampaikan pesan dari DPMD Provinsi Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).

Sedangkan dari pantauannya, dipilihnya Desa Sengguruh untuk menggelar Festival Desa 2021 ini juga karena kesuksesan festival yang ia gelar pada dua tahun lalu. Dimana pada waktu itu, festival yang digelar dinilai telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Sebab digelar di tengah pandemi Covid-19. 

"Acuannya apa, kegiatan kita Kirab Arak Julen dua tahun kemarin saat awal-awal Covid-19. Itu bisa dilaksanakan dengan acuan prokes yang ketat. Sehingga itu menjadi nilai tersendiri bagi pegiat budaya yang disampaikan DPMD Provinsi (Jatim)," terang Jamburi.

Sementara pada agenda yang rencananya digelar 19-20 November mendatang, juga tetap diupayakan tetap diselenggarakan dengan penerapan prokes yang ketat. Sebab yang juga menjadi salah satu indikator kesuksesan kegiatan tersebut adalah tidak adanya klaster baru Covid-19 yang muncul setelah festival digelar. 

"Program ini sebenarnya agenda rutin Desa Sengguruh. Seharusnya digelar kemarin bulan sembilan. Pas bulan Suro-an. Tapi karena level (PPKM) kita masih 3, akhirnya ditunda sampai sekarang bisa level 2," imbuh Jamburi.

Untuk itu dirinya berharap bahwa dengan digelarnya festival tersebut, masyarakat Desa Sengguruh bisa lebih mengenal dan dapat melestarikan budaya yang ada di Desa Sengguruh. 

"Ibaratnya kita tinggal di tanah Jawa ini jangan sampai lupa dengan leluhur kita. Ya intinya kita berusaha uri-uri budaya dan berdoa untuk leluhur kita," pungkas Jamburi.

Topik
partisipasi politik perempuanmuktamar nu ke 34dpmd provinsi jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru