Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba-Serbi

Mut'im bin Adi, Orang Kafir yang Sangat Berjasa bagi Islam dan Rasul

Penulis : Desi Kris - Editor : A Yahya

27 - Oct - 2021, 18:51

Placeholder
Ilustrasi (Foto: Biografi Tokoh Islam)

JATIMTIMES - Orang pertama yang pernah mendapatkan pujian dari Nabi Muhammad SAW adalah Mut'im bin Adi. Mut'im bin Adi merupakan orang kafir Quraisy yang ternyata berjasa bagi agama Islam. 

Kala itu, Mut'im bin Adi hadir sebagai pelindung Nabi Muhammad SAW di saat beliau tengah dirundung kesedihan dalam hidupnya. Nabi Muhammad SAW dipermalukan dan dilukai oleh umatnya dan pamannya, Abu Thalib, baru saja meninggal.

Padahal waktu itu, keberadaan Nabi yang hendak menuju Mekkah sangatlah berbahaya. Datang ke Makkah sama saja dengan bunuh diri, di sana Nabi Muhammad SAW akan merasa seperti dilingkari orang-orang yang siap menusuknya dengan pedang.

Dakwah Rasulullah saat itu ditolak dan  dihina, diejek dan dilempar dengan batu sehingga berdarah oleh penduduk Kota Taif. Saat Rasulullah SAW pulang dari berdakwah di Kota Taif, baginda SAW telah disekat dari memasuki Kota Makkah.

Rasulullah SAW pun pergi berlindung di Gua Hira' dan mencoba berbagai cara untuk memasuki Kota Makkah tetapi gagal.

Hingga akhirnya, Nabi Muhammad SAW mengirim utusannya ke bangsawan Makkah untuk meminta perlindungan dari mereka. Namun, hanya ada 1 orang dari kafir Quraisy yang bernama Mut'im bin Adi yang mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW meminta perlindungan.

Mut'im bin Adi lalu meminta anak-anaknya untuk memberikan penjagaan dan perlindungan kepada Nabi Muhammad SAW. Sehingga dalam perjalan menuju Makkah, Rasulullah berjalan sambil diapit dari semua sisi oleh Mut'im bin Adi dan anak-anaknya dengan membawa senjata.

Mereka langsung pergi ke Ka'bah dan Mut'im berseru dari atas tunggangannya: "Wahai orang Quraisy, saya memang telah memberikan perlindungan saya kepada Muhammad, jadi janganlah ada di antara Anda yang bergerak untuk menyakitinya."

Nabi Muhammad pun salat 2 rakaat dan kemudian Mut'im dan anak-anaknya mengantarnya ke rumahnya. (Al-Qahtani 144). Bertahun-tahun kemudian, usai pertempuran Badar, kaum Muslim yang menang telah menangkap banyak tawanan perang kaum Quraisy. 

Mengingat kebaikan Mut'im, Nabi Muhammad SAW berkata: "Jika Mut'im bin Adi hidup dan menjadi perantara dengan saya untuk orang-orang kotor ini, saya pasti akan memaafkan mereka demi dia." (Al-Bukhari 4023).


Topik

Serba-Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Desi Kris

Editor

A Yahya