Kisah Pemuda Asal Kabupaten Malang, Pilih Majukan Desa dan Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Ternak Kambing

Oct 24, 2021 16:27
Didit Puji Leksono saat berada di kandang kambing miliknya.(foto: Istimewa)
Didit Puji Leksono saat berada di kandang kambing miliknya.(foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Bertekad untuk memajukan desa tempatnya tinggal dan memberdayakan warganya, pemuda asal Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Didit Puji Leksono (26) memilih untuk menjadi peternak kambing dan domba. Bisnis itu ia mulai sejak tahun 2019 lalu. 

Didit menjelaskan, alasannya menjadi peternak adalah untuk mengamalkan ilmu yang telah ia pelajari selama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi. Ada dua jenis kambing yang ia ternak, jenis Kambing Jawa dan domba jenis ekor tipis.

"Saya menjadi peternak sejak tahun 2019. Saya ingin memajukan desa dan memberdayakan warga. Saya ingin mengamalkan ilmu yang sudah dipelajari selama di SMK Peternakan dan Universitas serta menciptakan peluang usaha di bidang peternakan," ujar Didit.

Untuk pemasaran biasanya dijual ke wilayah lokal. Sehari-harinya, ternak tersebut diberi makanan konsentrat dan silase. Harga domba ditimbang per kilo Rp 70 ribu. Sementara untuk harga kambing bervariasi, mulai dari Rp 2,5 juta.

Selain berbisnis kambing dan domba, Didit juga menjual pakan konsentrat. Dimana setiap kemasan berisi 50 kg konsentrat ia banderol dengan harga Rp 180 ribu. Tempat peternakan yang ia kelola diberi nama Waskito Farm. Sedangkan produk konsentrat dinamakan Waskito Feed.

Saat ini, ia telah mempunya 60 ekor Kambing dan Domba. Ia mengungkapkan dirinya sudah berpartisipasi memberdayakan warga. Terutama, dirinya bersyukur bisa membuka lapangan pekerjaan. Termasuk, tujuh orang pemuda di desanya.

"Di kala pandemi peternakan kambing dan domba saya Alhamdulillah tetap stabil walaupun ada sedikit penurunan penjualan. Untuk penjualan, turun 10 persen. Alhamdulillah sudah bisa membantu antar peternak desa dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar khususnya pemuda sebanyak 7 orang," pungkas Didit.

Topik
Lapangan PekerjaanKabupaten Malangjeruk purutBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru