215 Mahasiswa Yudisium, FEB Unikama Jaga Tradisi Prosesi Siraman

Aug 20, 2021 18:54
Dekan FEB Unikama yang melaksanakan prosesi siraman (Ist)
Dekan FEB Unikama yang melaksanakan prosesi siraman (Ist)

MALANGTIMES - Sebanyak 215 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dinyatakan lulus usia menjalani prosesi yudisium semester genap tahun akademik 2020/2021. 215 mahasiswa tersebut, berasal dari beberapa Program Studi (Prodi), yakni 89 mahasiswa dari  Prodi Akuntansi, 110 dari Prodi Manajemen dan 16 dari Prodi Pendidikan Ekonomi.

Dekan FEB Unikama, Drs Sulistyo MAk, menyampaikan jika pelaksanaan yudisium ini memang menjadi tanda selesainya para mahasiswa menempuh studi dan telah resmi menyandang gelar sarjana. Meskipun begitu, hal tersebut bukan lantas menjadi akhir untuk para lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

1

“Saya berharap bagi seluruh peserta yudisium tetap bersemangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya dimanapun berada, bisa di lingkungan masyarakat dan juga pendidikan. Saya juga ingin menyampaikan bahwa dilingkungan Unikama memiliki Program Pascasarjana, apabila anak-anak kita mau melanjutkan studi ke Unikama. Ada dua Prodi yang bisa diambil pertama program Magister Pendidikan IPS dan kedua Magister Manajemen,” paparnya.

Pihaknya juga mengajak untuk seluruh lulusan terus bersyukur. Sebab, FEB Unikama menjadi salah satu fakultas yang dibanggakan. Pada 2020, seluruh Prodi yang ada di FEB Unikama telah memperoleh hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

"Ini merupakan sebuah kompetisi yang patut kita banggakan, karena salah satu Prodi yang dipercaya Kemdikbud untuk memperoleh program ini,” terangnya.

Kian membanggakan ketika pada 2021, Prodi Manajemen memperoleh hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Bukan hanya itu, dua dosen yang belajar di Malaysia dan satu dosen yang menempuh Doktor di Kota Malang sudah dinyatakan lulus. Dengan ini, telah tiga dosen menyelesaikan S3. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri dan dapat menjadi sebuah contoh serta motivasi bagi para mahasiswa yang diyudisium.

Di sisi lain, FEB juga mengumumkan lulusan terbaik dari masing-masing Prodi. Tiga mahasiswa tersebut antara lain Nurlailani Mega Ananda dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3.79, Era Bajhiroh dari Prodi Manajemen dengan IPK 3.90, Angelia Nirmala Sari dari Prodi Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3.77.

Setelah mengikuti prosesi yudisium, FEB Unikama selalu menjalankan tradisi siraman kepada mahasiswa sebagai tanda untuk menyegarkan mahasiswa dalam memulai langkahnya menuju masa depan. Para lulusan satu persatu diguyur oleh para dosen maupun pejabat FEB. Tradisi ini sudah dilakukan sejak yudisium pertama, sekitar tahun 2005.

Mengenai makna dari prosesi siraman ini, dijelaskan Sulistyo dalam pernyataan sebelumnya, bahwa lulusan yang dihasilkan di Unikama ibarat sebuah bibit yang diharapkan bisa memberikan dampak positif dan berguna di lingkungan yang baru.

2

Karena sebagai bibit inilah, siraman ibarat sebuah pupuk ABG diberikan untuk memberikan tambahan energi. Dengan energi tersebut, diharapkan menjadi energi untuk tumbuh berkembang menjadi lebih baik. 

"Ini adalah sebuah simbol doa kita, harapan kita agar mereka setelah lepas dari sini, bibit-bibit unggul yang kita hasilkan ini tumbuh berkembang di luaran sana," jelasnya dalam kesempatan yang lalu.

Topik
UnikamaMahasiswi UnikamaFEB Unikamasulistyosulistyo
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru