Pilot Project Kampung Qoryah Sakinah, Bentuk Kolaborasi Aksi Nyata Kemenag dan Forkopimda Kota Malang

May 06, 2021 20:20
Jajaran Forkopimda Kota Malang saat berfoto bersama dengan pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Kamis (6/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Jajaran Forkopimda Kota Malang saat berfoto bersama dengan pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Kamis (6/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Program terbaru dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Malang yakni sebuah pilot project Kampung Qoryah Sakinah yang bertempat di wilayah RW 07, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Kampung Qoryah Sakinah merupakan kampung tematik binaan dari Kantor Kemenag Kota Malang yang hingga sampai saat ini terus menunjukkan progres kemajuan baik dari segi SDM (Sumber Daya Manusia) maupun sarana prasarananya. 

Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi langkah dari Kemenag Kota Malang yang telah membina warga masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah RW. 07, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dengan dibalut Kampung Qoryah Sakinah. 

"Pembangunan secara sosial ini juga dibutuhkan oleh warga Kota Malang. Utamanya bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di wilayah Kelurahan Tanjungrejo ini," ungkapnya saat memberikan sambutan, Kamis (6/5/2021). 

Lanjut Sutiaji bahwa sebuah kawasan yang sudah ditetapkan sebagai Kampung Qoryah Sakinah, berarti tanggung jawab yang dimiliki sudah lebih tinggi. 

"Kalau sudah ditetapkan Qoriyah Sakinah, tanggung jawabnya adalah bagaimana masyarakat itu akan diberikan literasi, edukasi, bahwa Tuhan tidak pernah diskriminasi kepada hambanya," ujarnya. 

Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan paket sembako kepada warga di Kampung Qoriyah Sakinah.

Penguatan keyakinan itulah kata Sutiaji yang harus dibangkitkan dari masyarakat yang berada di kawasan Kampung Qoryah Sakinah dan harapannya dapat menyeluruh kepada masyarakat Kota Malang. 

Pasalnya, Kampung Qoryah Sakinah yang saat ini sedang di gadang-gadang menjadi pilot project pengentasan masyarakat agar berdaya sudah menjadi komitmen sejak tahun 2019 dilakukan inventarisasi dengan berkolaborasi bersama perguruan tinggi. Diantaranya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Widyagama Malang.  

"Selain itu berkaitan dengan masalah kumuh juga sudah menjadi komitmen kami. Sebetulnya tahun 2020, kampung ini sudah masuk pemetaan pada Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh, red). Kalau tidak salah 60 KK akan dibangunkan rumah gratis layak huni dengan nominal Rp 150 juta per rumah," bebernya. 

Orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang ini berharap agar Kampung Qoryah Sakinah dapat menjadi kampung yang Balad Sakinah. "Jadi kita negara yang tentram, bukan hanya kelurahan saja yang sakinah. Tapi sudah menjadi kota yang sakinah," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Muhtar Hazawawi mengatakan bahwa dengan adanya Kampung Qoryah Sakinah pihaknya berkeinginan untuk turut andil di tengah-tengah masyarakat Kota Malang dengan menjalankan fungsi-fungsi Kemenag.

Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Muhtar Hazawawi saat memberikan paket sembako kepada warga di Kampung Qoriyah Sakinah.

"Sebenarnya Kemenag memiliki dua fungsi besar. Pertama fungsi agama dan yang kedua adalah fungsi pendidikan. Kemenag Kota Malang ingin hadir di tengah-tengah masyarakat langsung tidak hanya di belakang meja. Tidak hanya di masjid-masjid, tapi aksi nyata Kemenag dapat dirasakan oleh masyarakat," jelasnya. 

Pria yang akrab disapa Muhtar ini menuturkan bahwa proses aksi nyata tersebut juga dibarengi dengan pemberian bantuan berbentuk barang senilai total Rp 208.500.000 yang sudah dapat dirasakan oleh warga Kampung Qoryah Sakinah. 

"Total bantuan Ro 208.500.000 yang dirupakan dalam bentuk barang. 10 rombong senilai Rp 25 juta. 300-an paket sekian sembako yang diberikan kepada masyarakat, alat menjahit, alat Salat, Al-Quran sekitar 100 lebih, program ekonomi kreatif Rp 50 juta, bingkisan bagi masyarakat non muslim senilai Rp 300 ribu, tali asih Rp 7,5 juta, santunan anak yatim Rp 3 juta dan banyak lagi," bebernya. 

Lanjut Muhtar bahwa bantuan diberikan dalam bentuk barang dan sarana prasarana dengan harapan membentuk karakter masyarakat di Kampung Qoryah Sakinah yang cerdas, agamis, harmoni dan berdaya. 

"Bantuan berbentuk barang dan sarana prasarana. Berharap agar supaya yang di Kampung Qoryah Sakinah menjadi agamis, cerdas, harmoni, berdaya. Dari yang pra sejahtera bisa menjadi sejahtera," tutupnya.

Topik
pilot project kemenag dan pemkot malangkelurahan tanjungrejo sukunpuasa qadhaWalikota Malang SutiajiKemenag Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru