Kisah Punden Sembojo: Penampakan Harimau dan Munculnya 2 Tombak

Feb 01, 2021 20:57
Parlan Kepala Desa Tugu Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung dan tombak yang didapat dari Punden Sembojo / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Parlan Kepala Desa Tugu Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung dan tombak yang didapat dari Punden Sembojo / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Keramatnya Punden Sembojo di Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung masih sangat terasa aura mistisnya. Bahkan, penampakan harimau astral di punden ini sering diceritakan para sesepuh desa dan juru kunci.

"Punden Sembojo ini konon adalah makam yang babat pertama Desa Tugu," kata Kepala Desa Tugu Parlan, Senin (1/2/2021).

Baca Juga : Pelapor Abu Janda Ngaku Diteror dan Dituduh Pakai Narkoba, Akun Juga Di-hack

Disebutkan Parlan, yang babat dan disemayamkan di tempat itu konon bernama Ki Kriyo Manggolo seorang yang dikenal punya kesaktian dan banyak kelebihan.

"Hingga kini, bagi warga yang punya hajat sering datang untuk memanjatkan doa sesuai keyakinan, dan banyak yang meninggalkan ritual ini kemudian terjadi hujan," paparnya.

Parlan sendiri mengaku telah mendapat pusaka yang konon merupakan peninggalan dari punden Sembojo ini. Pada tahun 2018 orang dari Surabaya ingin mengambil pakaian berupa beskap dari tempat keramat ini.

"Namun, justru mendapatkan dua tombak yang berhasil diambil dari ritual di punden Sembojo," ungkap Suparlan.

Karena dua tombak ini dipercaya punya yoni yang kuat dan tidak semua orang mampu merawat, maka orang Surabaya yang mendapatkan tombak ini bermimpi.

"Menurut pengakuannya dia bermimpi, bahwa yang kuat membawa tombak ini adalah pejabat di desa tempat punden ini berada. Maka, setelah itu diserahkan pada saya yang kebetulan menjadi kepala desa dengan diantar oleh orang Kediri ke sini," paparnya.

Baca Juga : Kisah Rasulullah Mengutus Panglima Tak Terkalahkan Melawan Bangsa Jin

Kepala Desa yang juga mengoleksi berbagai benda dan hewan antik ini kemudian menerima dua tombak yang disebutnya berusia ratusan tahun ini. Kini, Parlan selain menjadikan tombak itu sebagai tambahan koleksi juga merawat punden Sembojo menjadi tempat wisata religius dengan melakukan pembangunan atau renovasi.

"Sudah saya bangun dengan khas agar tempat seperti ini tidak hilang dan bisa dikunjungi sebagai kearifan lokal dan kekayaan budaya kita," pungkasnya. 

 

Topik
punden sembojokeramatnya punden sembojopunden sembojo tulungagungpenampakan harimau

Berita Lainnya

Berita

Terbaru