Di Depan Deddy Corbuzier, Abu Janda Diceramahi Gus Miftah soal Cuitan "Islam Arogan"

Feb 01, 2021 16:03
Abu Janda dan Gus Miftah (Foto: YouTube Deddy Corbuzier)
Abu Janda dan Gus Miftah (Foto: YouTube Deddy Corbuzier)

INDONESIATIMES- Permadi Arya alias Abu Janda dicermahi Gus Miftah saat hadir di podcast Deddy Corbuzer. Gus Miftah ternyata mengaku sudah sejak lama ingin bertemu dan menceramahi Abu Janda.  

Senin (1/2/2021) Deddy Corbuzier mengungga video eksklusif berjudul "ABU JANDA HANYA DISINI‼️ DEBAT HABIS! DI MAAFKAN!? EXCLUSIVE - Deddy Corbuzier Podcast". Awalnya, Deddy bertanya kepada Gus Miftah kenapa ia ingin bertemu dengan Abu Janda.  

Baca Juga : Prof Abdul Haris Berbahagia, Pertama Kalinya Mensyahadatkan Seseorang Menjadi Mualaf

 

"Karena saya ingin. Saya sudah sekian lama mendam, ingin menceramahi orang ini dan puncaknya ini (twit Abu Janda soal Islam agama arogan)," kata Gus Miftah. Gus Miftah menilai jika apa pun yang dicuitkan Abu Janda selalu membuatnya tak enak hati karena selalu dikaitkan dengan PBNU.  

"Dan hari ini yang terdampak adalah Nahdlatul Ulama secara umum. Saya nggak masalah Mas Arya ini ngaku Nahdlatul Ulama karena siapa pun boleh mengaku orang NU. Saya kepingin ke depan, setelah saya ketemu dengan beliau, saya nggak ada urusan beliau menjadi striker, selalu meng-counter twit-twit yang provokatif, itu haknya beliau saya nggak bisa melarang. Tapi kemudian jangan sampai dampaknya kena terhadap Islam dan wabil khusus kepada Nahdlatul Ulama. Lha saya mau nemui, siapa tahu omongan saya didengarkan sama Mas Arya," papar Gus Miftah.

"Insya Allah, Gus," jawab Abu Janda.  Lebih lanjut, Gus Miftah berharap agar Abu Janda bisa lebih arif.  

"Anda jadi striker silakan, yang lebih arif, lebih woles. Bahasanya lebih tertata, karena kalau gini (twit soal Islam agama arogan) apa pun itu menimbulkan multitasir," kata Gus Miftah, yang dijawab Abu Janda dengan anggukan.

Selanjutnya Abu Janda lantas menjelaskan jika ia ada maksud untuk menghina agama Islam. Penjelasan ini terkait dengan cuitannya yang menyebut "Islam Arogan" hingga membuatnya dilaporkan ke polisi.  

Abu Janda mengatakan jika kata arogan dalam cuitannya itu ditujukan untuk pernyataan eks Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. Menurutnya, kata arogan bukan dimaksudkan untuk Islam keseluruhan, melainkan para pendatang saja.

"Saya seorang striker. Suka mengcounter twitter yang provokatif. Waktu itu si Tengku Zulkarnain ngetwit yang menurut aku sangat-sangat provokatif," kata Abu Janda.

Melihat itu, Gus Miftah justru melihat jika cuitan Abu Janda ini lebih provokatif. "Kalau pandangan Tengku Zul dikira provokatif, maka tanggapan ini (Abu Janda) lebih provokatif," kata Gus Miftah.

Baca Juga : Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Rusak Pagar Besi Milik Warga di Kota Batu

 

"Lu tuh panas pingin menjawab, tapi kepleset," kata Deddy. Ungkapan Islam sebagai agama pendatang dari Arab, kata Abu Janda, dimaksudkan untuk Islam yang dianut oleh Tengku Zulkarnain. Begitupula dengan kata arogan.

"Kalau Arya Permadi lebih smart, harusnya tidak sebesar ini," kata Gus Miftah menimpali. Gus Miftah lantas menilai jika cuitan Abu Janda ini justru menimbulkan masalah yang lebih besar. 

Video : ABU JANDA HANYA DISINI‼️ DEBAT HABIS DI MAAFKAN EXCLUSIVE -Deddy Corbuzier Podcast

Di sisi lain, hari ini Senin (1/2/2021) Abu Janda mengunjungi Bareskrim Polri terkait panggilan soal kasus "Islam Arogan" dan dugaan rasis terhadap Natalius Pigai.  

Namun, Abu Janda hadir tidak melalui pintu lobi utama Berskrim Polri.

Tak diketahui, melalui pintu mana Abu Janda masuk ke gedung Bareskrim Polri. Namun pada pukul 13.01 WIB, Dir Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi mengkonfirmasi bahwa Abu Janda telah hadir memenuhi penyidik.  "Hadir, sedang diperiksa," ujar Slamet.  

Topik
Abu JandaGus Miftahgus miftah ceramahi abu jandaDeddy Corbuzierberita viral
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru