Kekurangan 1.340 Vaksin Sinovac Jatah Kabupaten Malang Dikirim Minggu Depan

Jan 25, 2021 22:04
Petugas saat melakukan pendataan vaksin Covid-19 yang dikirim menggunakan mobil box berpendingin ke Kantor Dinkes Kabupaten Malang, Senin (25/1/2021). (Foto : Istimewa)
Petugas saat melakukan pendataan vaksin Covid-19 yang dikirim menggunakan mobil box berpendingin ke Kantor Dinkes Kabupaten Malang, Senin (25/1/2021). (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, menyebut jika masih ada 1.340 Vial  atau botol kecil Vaksin Covid-19 yang belum terkirimkan ke Kabupaten Malang. ”Jadi kekurangannya ada 1.340 vial (Vaksin Covid-19) dan akan dikirimkan menyusul setelah 7 ribu vial kami terima pada hari ini,” ucap Arbani saat dikonfirmasi usia menerima vaksin Covid-19, Senin (25/1/2021).

Seperti yang sudah diberitakan, dalam tahap pertama pengiriman Vaksin Covid-19 Sinovac ini, dikirimkan ke Kabupaten Malang sejumlah 7 ribu vial.

Baca Juga : Influencer Hingga Tokoh Agama, ini 10 Tokoh di Kota Malang yang Akan Divaksin Pertama

Rencananya, ribuan vaksin dari Cina ini, bakal diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes). Data nakes yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin tahap pertama ini, sejumlah 4.170 orang.

Di mana, masing-masing individu bakal mendapatkan 2 kali suntikan. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang masih kekurangan 1.340 vial Vaksin Covid-19.

Belakangan diketahui, dijelaskan Arbani, kekurangnya ribuan vaksin tersebut, bukan karena stok yang limit. Melainkan lebih karena kapasitas cold storage yang dimiliki Dinkes Kabupaten Malang, terbatas. ”(Kekurangan itu, red) disebabkan oleh karena kapasitas dari cold storage yang kami (Dinkes Kabupaten Malang) miliki,” jelas Arbani.

Pria yang identik mengenakan kaca mata ini menuturkan, jika kapasitass cold storage atau bisa disebut kulkas khusus penyimpanan vaksin Covid-19 tersebut, sesuai dengan jumlah vaksin yang diterima Pemkab Malang pada hari ini. Yakni sejumlah 7 ribu vial vaksin Covid-19. ”Kulkas (cold storage) kami itu kapasitasnya hanya 7 ribu, sehingga sisanya akan dikirimkan kemudian,” ungkapnya.

Arbani menambahkan, jika dalam waktu dekat ini, pihaknya bakal segera mendistribusikan vaksin yang telah diterima pada hari ini. Tujuannya agar ada ruang kosong di cold storage yang dimiliki Pemkab Malang. ”Kalau vaksin di Cold Storage sudah kami distribusikan, nantinya akan ada ruang kosong di Cold Storage kami. Setelahnya kami akan segera minta kembali (kekurangannya, Red),” ujarnya.

Baca Juga : Obat Covid-19 Ditemukan dan Diakui WHO, Murah dan Banyak Terdapat di Apotek Indonesia

Kapan kekurangan sejumlah 1.340 vial Vaksin Covid-19 itu dikirim ke Kabupaten Malang?, Arbani mengaku jika kemungkinan besar bakal dikirim pada minggu depan. ”Insya Allah (kekurangan sejumlah 1.340 vial) akan dikirim minggu depan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dalam pemberitaan sebelumnya, Arbani menyebutkan ada 16 Cold Storage atau kulkas berukuran besar yang dimiliki oleh Pemkab Malang. Di mana, Cold Storage tersebut mampu menyimpan Vaksin Covid-19 sesuai dengan suhu yang ditetapkan. Yakni antara 2 sampai 8 derajat celcius.

 

Topik
Berita Malangvaksin sinovacvaksin sinovac di malangvaksin sinovac di kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru