Akui Ada Pohon Jeruk Milik Desa Dirusak, Kades Selorejo: Kami Akan Laporkan ke Polisi

Jan 21, 2021 19:01
Pohon jeruk di Desa Selorejo yang roboh karena dirusak. (Foto: istimewa)
Pohon jeruk di Desa Selorejo yang roboh karena dirusak. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES- Menanggapi adanya puluhan pohon jeruk yang diduga dirusak oleh orang tak dikenal, Kepala Desa Selorejo Bambang Soponyono berencana akan melaporkan kepada pihak berwajib. Keputusan tersebut diambil sesuai dengan kesepakatan bersama antara petani dan pemerintah desa.

Saat di konfirmasi MalangTIMES, Bambang Soponyono mengaku bahwa dirinya sudah mendapatkan informasi tentang hal terdebut. Akan tetapi ia belum melihat ke lokasi lahan dimana banyak pohon jeruk yang rusak.

Baca Juga : Waduk Raksasa Gajah Mungkur Dilanda Puting Beliung Raksasa, Ini Deretan Faktanya

"Iya (benar ada pohon rusak, red), saya juga belum lihat ke lokasi, ada yang laporan ke kita tadi malam," kata Bambang Soponyono kepada MalangTIMES.

Menurut keterangan Bambang, pohon jeruk yang rusak tersebut berjumlah sekitar 40 hingga 45 pohon. Dia pun menyesalkan pohon jeruk yang diklaim telah diserahkan kepada pihak desa oleh penggarapnya itu justru dirusak oleh orang yang saat ini masih misterius.

"Perkiraan katanya sekitar 40 sampai 45an (pohon jeruk yang rusak, red). Dan kebun itu sudah sama penggarapnya yang dulu itu sudah diserahkan ke desa, kok ini malah dirusak," ungkap Bambang.

Kini, pihak Desa Selorejo akan melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap siapa sebenarnya pelaku yang merusak pohon jeruk tersebut. "Ya ini kita laporkan ke Polres Malang. Tapi kita kan belum tahu pelakunya siapa," kata dia.

Baca Juga : Kakek di Tirtoyudo Kabupaten Malang Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh

Disinggung mengenai apakah kerusakan pohon jeruk tersebut ada hubungannya dengan kasus sengketa lahan jeruk antara Pemdes Selorejo dan petani jeruk, Bambang Soponyono memilih untuk menyerahkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian.

"Ya mencari (pelaku yang merusak pohon jeruk, red) itu kan tugasnya aparat, yang merusak siapa kita belum tahu. Indikasi dan dugaan ya kelompoknya Purwati," tutupnya.

Topik
sengketa lahan jeruk sengketa lahan jeruk dau Lahan Pertanian Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru