Ini 25 Buah Asli Indonesia yang Mulai Langka, Generasi Milenial Banyak Tidak Tahu

Jan 20, 2021 14:20
Buah ciplukan (istimewa)
Buah ciplukan (istimewa)

MALANGTIMES - Buah-buahan menjadi salah satu kebutuhan manusia sejak zaman dahulu. Selain menyehatkan, buah juga menjadi salah satu makanan favorit karena memiliki rasa khas.

Indonesia sendiri dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sekali tanaman atau tumbuhan. Di antaranya  buah-buahan. Orang dari negara luar juga sangat senang makan buah dari Indonesia.

Baca Juga : Jarang yang Tahu, di Dekat Masjidil Haram Ternyata Ada Pasar Ekstrem, Begini Penampakannya

Tetapi, terhadap buah-buahan yang ada di hutan Indonesia, umumnya masih belum banyak yang mengetahuinya. Sebab, saat ini masyarakat lebih memilih buah-buahan impor daripada lokal, apalagi buah yang berasal dari hutan.

Buah yang berasal dari hutan di Indonesia sendiri sangat banyak. Namun keberadaannya saat ini sangat jarang atau bisa dikatakan hampir punah.

MalangTIMES akan mengulas buah lokal apa saja yang hampir punah di Indonesia dan tidak banyak diketahui generasi milenial.

1. Buah Buni

Buah buni adalah buah yang hampir mirip dengan cranberry dengan warna kekuningan, merah dan kehitaman. Tekstur dari buah ini saat dimakan yaitu berair. Biasanya buah buni bisa dijadikan sebagai pelengkap makanan rujak atau diproses menjadi selai.

2. Buah Cempedak

Buah yang satu ini bentuknya sangat mirip nangka, namun secara rasa berbeda. Cempedak memiliki rasa yang lebih manis daripada nangka.

Tapi sayangnya, cempedak hanya berbuah sekali dalam setahun. Oleh karena itu, keberadaan buah cempedak dulu bisa digunakan sebagai manisan, gorengan, dan juga bisa langsung dimakan.

3. Buah Ciplukan

Buah ini dulunya bisa ditemukan di hutan atau pedesaan saat musim hujan. Dan buah ini saat matang sempurna memiliki rasa yang manis dan lezat.

Tapi bukan hanya karena namanya yang unik. Buah ini memiliki manfaat yang luar biasa, mulai dari daun, akar hingga buahnya.

Untuk akar, ciplukan sendiri memiliki khasiat menurunkan tekanan darah tinggi, karena mengandung flavonoid yang berperan sebagai pengontrol tekanan darah.

Selain itu, akar dan batang ciplukan juga bisa mengobati diabetes melitus karena mengandung saponin yang bisa menurunkan kadar gula darah.

Buah ciplukan juga bisa mengobati gusi berdarah karena kandungan vitamin C dari buah ini sangat tinggi.

Lalu jika memiliki penyakit bronkitis, semua bagian dari buah ciplukan juga bisa mengobati dengan cara direbus hingga mendidih dan diminum airnya.

Terakhir,  daun buah ciplukan juga bisa digunakan untuk mengobati bisul dengan cara dicampur satu sendok teh adas pulasaro, satu lembar daun sirih, dan garam kemudian diremas menjadi satu dan dioleskan. 
 

4. Buah Gandaria

Buah gandaria masih bisa ditemukan di wilayah Jawa dan Sumatera dengan ciri pohon rimbun yang biasanya bisa dijadikan pelindung.

Gandaria memiliki warna kuning dan berbuah kehijauan saat matang dan bisa dimakan ketika usai dipetik. Tekstur buahnya sangat tebal dan berair. Daun gandaria juga bisa dimanfaatkan untuk sayuran atau lalap.

5. Buah Genitu

Buah genitu adalah salah satu buah yang langka, terutama jika tidak pada musimnya. Buah ini di setiap daerah memiliki penamaan berbeda. Seperti di Jawa pada umumnya biasa disebut dengan sawo apel, sawo ijo atau apel ijo. Di Banten biasa orang menyebut buah ini sawo kadu. Orang  Jawa Timur orang menyebutnya genitu. Dan di Lampung, buah ini biasa disebut sawo manila.

Genitu biasanya juga bisa digunakan sebagai bahan dasar es krim atau serbat.

6. Buah Gowok

Buah gowok atau biasa disebut buah kupa merupakan buah yang tergolong jenis jambu-jambuan. Buah ini paling banyak ditemukan di daerah Jawa dan Kalimantan.

Pohon buah ini bisa tumbuh sampai 8 meter. Buahnya mempunyai ukuran sekitar 2 sampai 3 sentimeter.

Buah ini mempunyai rasa yang sedikit asam dan segar karena mengandung banyak air di dalamnya. Dagingnya berwarna putih dan teksturnya kenyal saat digigit.

7. Buah Jamblang atau Duwet

Buah jamblang atau biasa disebut duwet tergolong dari jenis jambu-jambuan.

Buah jamblang atau duwet sering ditemui dibudidayakan di wilayah Asia tropis dan Australia. Dan saat ini sudah ditanam di seluruh wilayah tropika dan subtropika.

Pohon jamblang atau duwet memiliki ciri kayu yang kokoh. Daun bertekstur kasar yang terbentuk elit bunga berwarna putih, kehijauan yang wangi dan mempunyai buah berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 1,5 sampai 3,5 cm.

Jika matang, buah ini berwarna ungu gelap dan rasanya lezat serta enak saat dimakan.

8. Buah Keledang

Buah keledang adalah salah satu jenis buah langka dari wilayah Kalimantan. Saat ini keberadaannya mulai punah dan terlupakan seiring habisnya hutan-hutan alami.

Buah ini tergolong dalam suku nangkaian yang sejenis dengan nangka, mentawai, cempedak, dan lain-lain. Buah keledang memiliki rasa yang manis. Sensasinya seperti kolaborasi rasa nangka dan manggis.

Daging buah keledang terpisah dari bijinya seperti nangka. Warna kulit buahnya kemerahan dan berbentuk seperti cempedak.

9. Buah Kelubi

Buah Kelubi atau biasa disebut salak rimba bisa ditemukan di daerah Sumatera Selatan.

Biasanya, buah ini bisa digunakan untuk campuran sambel terasi. Sedangkan di Kalimantan Timur, buah kelubi sering dijadikan sebagai manisan.

Buah kelubi ini mempunyai rasa yang sangat asam, sehingga mengidentifikasikan kalau buah ini memiliki kandungan vitamin C yang banyak.

10. Buah Kemang

Buah kemang adalah buah yang sejenis dengan mangga dengan bau yang harum dan rasanya yang manis. Buah kemang biasa disebut juga dengan palo.

Buah kemang ini mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan mangga, namun ada perbedaan di antara keduanya.

Bedanya, buah Kemang memiliki warna daging yang sedikit putih. Sementara mangga bisa berwarna orange saat matang sempurna.

11. Buah Kemayau

Buah kemayau adalah salah satu buah langka Indonesia, khususnya daerah Kalimantan, yang sudah sangat jarang ditemukan akibat semakin menyempitnya hutan alami.

Buah kemayau biasa ditemukan di wilayah rimba. Namun kita sudah mengetahui sendiri kalau hutan rimba kita sudah hampir punah.

Tapi cara memakan buah kemayau sangat unik, yaitu direbus selama 2 sampai 3 menit.

Jika sudah lembek, maka buah ini sudah dimakan. Mulit luarnya berwarna hitam dibuang dan dagingnya dimakan. Biasanya paling enak di makan dengan madu atau gula merah.

12. Buah Kemunting

Buah kemunting memiliki banyak sebutan sesuai daerahnya, seperti haramontin di  Kalimantan dan karamuntia di  Minang.

Ketika masih muda, berwarna hijau. Dan ketika mendekati masak, buah ini berubah menjadi merah kecil. Daging buah Kemunting seperti anggur, memiliki banyak serat dan rasanya manis.

13. Buah Lahung

Buah ini adalah salah satu buah yang berada di hutan Kalimantan dan tersebar hampir ke seluruh wilayah Kalimantan, Sabang dan Malaysia.

Buah Lahung ini bentuknya mirip dengan durian. Namun ciri khas dari buah lahung adalah memiliki kulit yang berwarna merah kehitaman dan tajam.

14. Buah Lai

Buah lai adalah salah satu buah sejenis dengan durian. Nama lai merupakan ciri khas yang diberikan oleh para penduduk asli Kalimantan Timur.

Di beberapa daerah namanya juga berbeda, di Kalimantan Tengah disebut dengan papagen.

Ciri khas buah lai dibanding durian adalah terdapat pada daun-daun buahnya.

Baca Juga : Lima Benda ini Berasal Dari Surga, Ada yang Ditemukan di Indonesia

Buah lai kecil berwarna hijau muda atau hijau kekuningan saat masih mentah dan berwarna kuning hingga cokelat saat sudah matang. Kulitnya tipis dan durinya sangat tajam.

Musim panen buah lai umumnya pada bulan Januari hingga Maret. Panen puncaknya pada Februari. Porsi dagingnya sekitar 20 sampai 40 persen dengan tekstur agak kering atau lembut dan halus.

15. Buah Lobi-Lobi

Buah Lobi-lobi berasal dari wilayah Asia yang beriklim tropis. Bentuknya berupa pohon dengan ketinggian  ssekitar 3 sampai 10 meter.

Buah Lobi-lobi ini sangat cocok untuk dijadikan rujak, diolah menjadi manisan, asinan, ataupun selai. Buahnya berukuran kecil dan rasanya asam tapi sedikit ada manisnya.

16. Buah Manau

Buah Manau merupakan buah dari pohon rotan. Manau ini banyak ditemukan di wilayah Kepulauan Bangka, Belitung, Sumatera dan Kalimantan.

Buah ini mempunyai rasa yang masam dan agak manis. Biasanya diolah menjadi asinan, bentuk buahnya lonjong mengerucut ke ujung dan seperti buah salak.

17. Buah Manggis Putih

Buah manggis putih atau biasa disebut sebagai ratu buah tropis ini mempunyai banyak varian. Selain berwarna ungu, ternyata manggis juga ada yang berwarna putih.

Manggis putih banyak dijumpai di daerah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Sesuai namanya, manggis ini berwarna putih pada kulit dan buahnya. Namun saat matang, warna putih dari manggis ini berubah jadi merah keunguan layaknya manggis pada umumnya. Rasanya juga enak manis segar seperti manggis pada umumnya.

18. Buah Matoa

Buah matoa merupakan salah satu buah khas dari daerah Papua. Pohon ini termasuk golongan pohon besar dengan tinggi mencapai 18 meter dengan diameter 100 sentimeter.

Buah matoa mempunyai ukuran yang kecil, berwarna hijau saat masih muda dan berwarna kuning kehitaman saat matang.

Kulit luar buah matoa cukup keras. Buah ini mempunyai rasa seperti perpaduan rasa kelengkeng dan rambutan yang pastinya menjadikannya sangat enak, segar dan lezat.

19. Buah Mundu

Buah ini berasal dari Indonesia, khususnya pulau Jawa, Kalimantan. Namun juga tumbuh di Filipina.

Buah ini sejenis dengan buah manggis. Kulit buahnya halus berwarna kuning terang dan orange ketika matang. Rasa buah mundu ini asam dan manis segar. Buah ini dapat dimakan langsung atau diolah menjadi selai.

20. Buah Rukem

Buah ini merupakan buah asli Indonesia dan saat ini sudah mulai langka. Buah rukem dapat dimakan langsung, namun rasanya agak sepat atau masam.

Cara memakannya cukup unik, yaitu dengan memijatnya terlebih dahulu sampai terasa lunak, lalu baru bisa dimakan.

Buah rukem ini biasa dijadikan rujak. Dapat juga diolah menjadi asinan, manisan dan selai.

21. Buah Rumbia

Buah rumbia ini juga biasa disebut dengan pohon sagu, yang merupakan jenis palma penghasil tepung sagu.

Rumbia ini banyak dijumpai di hutan-hutan kalimantan. Buahnya berbentuk bulat dan bersisik hampir mirip dengan kulit salak. Tapi ruasnya lebih besar.

22. Buah Rambusa

Rambusa adalah salah satu jenis tanaman liar yang banyak dijumpai di daerah pedesaan. Biasanya tanaman ini tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun, atau di sekitar hutan. Buah rambusa memiliki ukuran yang kecil dan ditutupi oleh selaput seperti jaring.

Buah rambusa berwarna kuning terang saat matang dan memiliki rasa manis sedikit asam yang menyegarkan.

Buah rambusa sudah sangat jarang ditemui saat ini akibat sulitnya dalam berkembang biak dan kurang dibudidayakan.

Selain enak jika dikonsumsi, buah rambusa juga memiliki kandungan gizi yang sangat banyak sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

23. Buah Dewandaru

Buah dewandaru memiliki banyak nama sesuai daerahnya seperti blimbing londo, cerme asam.

Buah dewandaru berbentuk bulat dengan diameter sekitar 1,5 sentimeter. Warna buah ini bisa berubah dari masih hijau ketika masih muda, menjadi kuning, orens dan merah saat buah ini matang.

Biji dari buah ini kecil, keras dan berwarna coklat. Tapi rasa dari buah ini adalah masam segar, sehingga banyak digunakan untuk rujak atau diolah menjadi asinan dan manisan.

24. Buah Bisbul

Bisbul di negara Filipina berbuah antara Juni hingga September. Tapi di Bogor buah ini bisa dipetik mulai Maret hingga Mei.

Buah bisbul bisa dimakan karena memiliki rasa yang segar.  Biasanya juga digunakan sebagai campuran minuman atau rujak.

Pohon dari buah bisbul sendiri memiliki kualitas yang baik dengan warna coklat kemerahan dan cenderung hitam. Teksturnya sendiri kuat, keras dan halus, bahkan tak jarang juga hisa digunakan sebagai kerajinan.

25. Buah Kepel

Buah kepel adalah salah satu hidangan favorit yang biasa disajikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Buah kepel ini cukup digemari para puteri Keraton karena memiliki khasiat beraroma wangi dan bisa menyebabkan air seni tidak berbau tajam.

Buah kepel saat matang memiliki rasa yang segar dengan aroma mawar yang bercampur dengan sawo.

 

Topik
Buah Asli Indonesia buah langka indonesia buah lokal buah indonesia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru