Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Obat Covid-19 Ditemukan dan Diakui WHO, Murah dan Banyak Terdapat di Apotek Indonesia

Penulis : Arifina Cahyati Firdausi - Editor : Yunan Helmy

20 - Jan - 2021, 17:13

Placeholder
Ilustrasi. (Foto: Getty Images).

MALANGTIMES - Pengobatan bagi pasien Covid-19, nyatanya bukan sesuatu yang mahal. Ilmuwan Inggris menemukan obat yang relatif murah dan tersedia di dunia termasuk di Indonesia.

Obat itu adalah Dexamethasone, yang merupakan obat steroid berdosis rendah. Temuan ini dinilai sebagai sebuah terobosan besar untuk menyelamatkan pasien Covid-19 yang mengalami gejala berat.

Baca Juga : Tangkal Hoaks Kehalalan Vaksin Sinovac, Satlantas Polres Malang Sosialisasi ke Jalan

Hal itu dijelaskan dari video pemberitaan TvOne yang beredar di pesan Whatsapp. Dexamethasone, obat steroid berdosis rendah yang relatif murah dan beredar luas ini disebut sebagai terobosan besar dalam pencarian obat Covid-19.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut temuan ini sebagai prestasi ilmiah yang luar biasa. Ia memastikan ketersediaan obat ini cukup untuk mengantisipasi terjadinya pandemi Covid-19 gelombang ke dua.

"Menurut saya kita mulai memperhatikan obat seperti Dexamethason yang bisa dikombinasikan dengan yang lain. Kita melihat secercah cahaya pertama, yang sebelumnya diragukan. Secercah cahaya dan harapan untuk persiapan, perawatan, yang bisa membuat perubahan besar pada angka kematian," ungkapnya.

Video : Peneliti Inggris Temukan Obat Corona? Direktur Jenderal WHO Akui Efektivitas Dexamethasone

Temuan ini juga telah diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di mana, hasil penilitian dari Ilmuwan Inggris tersebut telah menunjukkan dampak positif Dexamethasone terhadap penderita Covid-19.

Bahkan, dari hasil penelitian itu, mampu menekan angka kematian bagi pasien dengan gejala parah dan memerlukan bantuan oksigen.

Baca Juga : Diburu Petugas Imigran, Kristen Gray Disarankan Warganet Pindah dari Bali ke Alas Purwo

"Dexamethasone, telah terlihat memiliki efek positif bagi pasien Covid-19 yang sakit parah. Menurut temuan awal yang dibagikan dengan WHO, bagi pasien yang hanya menggunakan bantuan oksigen, perawatan dapat mengurangi risiko kematian sampai satu per lima. Dan bagi pasien yang memerlukan ventilator, risiko kematian berkurang sekitat satu per tiga," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sebagai informasi, Dexamethasone telah digunakan sejak awal tahun 60-an. Kala itu, penggunannya untuk mengobati berbagai penyakit yang berhubungan dengan inflamasi dan kekebalan. Seperti drematologi, atritis, asma dan beberapa jenis kanker.

Harganya pun relatif murah dan peredarannya juga bebas dalam jumlah besar. Obat ini diharapkan dapat menjadi solusi penanggulangan pasien Covid-19 di berbagai dunia.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Arifina Cahyati Firdausi

Editor

Yunan Helmy