Beredar Gambar dan Judul Berita JatimTIMES Diplesetkan, ini Faktanya!

Jan 18, 2021 21:19
Tangkapan layar berita jatimtimes.com hoax dan aslinya. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Tangkapan layar berita jatimtimes.com hoax dan aslinya. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES - Beredar gambar tangkapan layar berita Jatimtimes.com yang diedit sebagai plesetan oleh orang tak bertanggungjawab. Belum diketahui siapa dan apa motifnya.

Gambar tangkapan layar yang diterima wartawan Jatimtimes.com pada Senin (18/1/2021) sekitar pukul 17.44 WIB itu, cukup mengaburkan sebuah fakta yang pernah dimuat Jatimtimes.com pada Kamis (14/1) kemarin.

Baca Juga : Beredar Video Penampakan Harimau di Tulungagung, ini Penjelasan BKSDA

Betapa tidak, berita berjudul 'Bupati Jombang Anggap Aksi Protes Warga di Lokasi Banjir Sebuah Setingan' itu dirubah begitu jauh. Judul berita tersebut diedit menjadi 'Semua sepakat Liputan M. Faisol Berita Jombang Dul Kin Sebuah Setingan'.

https://jombang.jatimtimes.com/baca/233299/20210114/131900/bupati-jombang-anggap-aksi-protes-warga-di-lokasi-banjir-sebuah-setingan

Karena itu sebuah tangkapan layar, hasil editan seseorang yang belum diketahui identitasnya, tidak merubah gambar foto berita. Di foto berita Jatimtimes.com itu terpampang foto Bupati Jombang Mundjidah Wahab, bersama sejumlah pejabat Pemkab Jombang dan pengurus KONI Jombang.

Foto itu merupakan momen wartawan Jatimtimes.com mewawancarai Mundjidah soal insiden warga protes di lokasi Banjir Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang.

General Manager Jatim Times Network Heryanto menyayangkan tindakan tersebut. Menurut dia, merubah atau mengedit unsur berita yang telah resmi dimuat merupakan tindakan kesengajaan yang tidak bisa ditolerir.

"Yang jelas ini disengaja. Kita akan telusuri siapa dan apa motifnya. Tindakan seperti itu tidak bisa ditoleransi," ujarnya, Senin (18/1/2021).

Baca Juga : Sederet Berita Hoax Terkait Kecelakaan Sriwijaya Air, Foto Bayi Selamat hingga Suara Aneh!

Tangkapan layar berita Jatimtimes.com yang telah diedit itu, dianggap melecehkan sebuah karya tulis. Judul berita yang telah diedit tersebut dimungkinkan berpotensi mengaburkan sebuah fakta berita yang telah dimuat.

Untuk itu, Heryanto meminta kepada pengedit tersebut untuk meluruskan tindakannya dan meminta maaf. Jatim Times Network merupakan perusahaan media yang telah terverifikasi Dewan Pers. Karena itu, bila tidak ada itikad baik, maka Heryanto akan menempuh jalur hukum.

"Ini tidak main-main. Kita merasa dirugikan atas itu. Saya harap pihak yang mengedit untuk meminta maaf. Kalau tidak secara lembaga kita akan tempuh jalur lain," pungkasnya.

 

Topik
gambar jatim times diplesetkanoknum rubah judul beritaJatim TimesBerita Jombang Hari Inigm jatim times

Berita Lainnya

Berita

Terbaru