Vaksinasi Covid-19 Tahap Awal, Pemkab Malang Buka Opsi Gandeng Influencer

Jan 18, 2021 11:28
Sekda Kabupaten Malang saat menjelaskan wacana menggandeng influencer saat vaksinasi covid-19 (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Sekda Kabupaten Malang saat menjelaskan wacana menggandeng influencer saat vaksinasi covid-19 (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang membuka opsi untuk menggandeng para influencer saat vaksinasi covid-19 tahap pertama berlangsung di Kabupaten Malang.

Wacana tersebut diutarakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat ditemui media online ini di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (18/1/2021). ”Kami memang ajukan lebih dari 10 (yang menerima vaksin pertama). Nanti kalau memang diperbolehkan, kami akan nambah influencer,” katanya.

Baca Juga : Tolak Vaksin, Siap-Siap Nakes Kota Batu Dicabut Izin Praktik

Seperti yang sudah diberitakan, 10 orang yang diproyeksikan bakal menerima vaksin covid-19 perdana adalah jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang. Yakni bupati Malang, kapolres Malang, dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, dan beberapa jajaran Forkopimda Kabupaten Malang lainnya.

”Yang 10 itu saja tidak semua disetujui kan, karena memang harus dicek juga oleh pusat. Itu nanti yang influencer untuk cadangan kalau memang boleh kami ajukan,” ungkap sekda.

Berapa slot yang diperuntukkan bagi influencer Wahyu menuturkan, jatah yang disediakan dalam vaksinasi tahap pertama yang dimungkinkan bakal berlangsung di Kabupaten Malang pada awal Februari 2021 itu sebanyak 5 orang. Artinya, ada 15 dari pejabat Forkopimda Kabupaten Malang dan influencer yang diproyeksikan dapat menerima vaksin covid-19.

”Nah kalau yang lima (influencer) itu kami belum tahu. Masih cari kira-kira siapa yang paling cocok. Kami masih minta arahan dari sana (Pemerintah Provinsi Jatim, red). Kalau bisa nambah lebih dari 10, kami akan tambahkan yang influencer itu,” imbuhnya.

Sejauh ini, meski sudah diajukan, lanjut Wahyu, wacana pengajuan para influencer agar memperoleh jatah vaksin covid-19 pada tahap pertama ini masih belum menuai respons dari Pemprov Jatim.

Baca Juga : Wali Kota Batu Minta Jangan Ragu Divaksin Covid-19, Sebut Aman dan Halal

”Tapi sementara ini belum ada respons dari Pemprov Jatim  karena Pemkab Malang kan tergantung Jatim untuk menentukan itu (mengandeng influencer). Ini saja yang 10 belum fix. Nanti kami maksa nambah lagi jadi 15, takutnya dipikir apa. Jadi, ikuti arahan pusat saja,” ujarnya.

Terakhir, Wahyy mengaku langkah menggandeng influencer untuk menerima vaksin covid-19 tersebut agar lebih meyakinkan masyarakat untuk disuntik vaksin covid.  ”Itu kan untuk mengawali supaya nanti yang lain, termasuk masyarakat Kabupaten Malang, paham jika memang kami siap,” tandasnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19Pemkab MalangSekda Kabupaten MalangWahyu Hidayat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru