Petugas Polres Batu saat mengawal KPK RI di Balai Kota Among Tani.
Petugas Polres Batu saat mengawal KPK RI di Balai Kota Among Tani.

MALANGTIMES - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan di Kota Batu sejak Rabu (6/1/2021) lalu. Hingga Kamis (14/1/2021) tim penyidik KPK RI sudah melakukan penggeledahan di 14 tempat yang tersebar di Kota Batu.

Tim penyidik KPK RI itu mendatangi beberapa tempat untuk mengungkap adanya dugaan korupsi perkara gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017. Sebelum melaksanakn penggeledahan, terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi.

Baca Juga : Dari Dua OPD Ini, KPK Temukan Dokumen yang Diinginkan di Balai Kota Among Tani

Tepatnya pada Selasa (5/1/2021) bertempat di kantor Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Kota Batu telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi atas nama Moh. Zaini (swasta/ pemilik PT Gunadharma Anugerah) dan Kristiawan (mantan pengurus rumah tangga Wali Kota Batu Edy Rumpoko).

Kemudian pada Rabu (6/1/2021) tim penyidik KPK mulai mengawali mencari berkas di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata. Hingga memanggil mantan Kepala Dinas Pendidikan Mistin, yang kini sudah purna tugas.

Kamis (7/1/2021) tim penyidik menggeledah di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran.

Lalu pada Jumat (8/1/2021) di ruangan Wali Kota Batu, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah. Senin (11/1/2021) kembali mendatangi Balai Kota Among Tani di Badan Keuangan Daerah dan Dinas Koperasi Unit Mikro dan Perdagangan. 

Pada Selasa (12/1/2021) hanya pada satu tempat di ruangan bagian layanan pengadaan, Setda Kota Batu. Rabu (13/1/2021) tim penyidik tidak lagi menggeledah di Balai Kota Among Tani, namun di Toko Nusantara. Dan Kamis (14/1/2021) di Rumah Dinas Wali Kota Batu Jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu dan salah satu rumah staf pribadi mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Dari beberapaa penggeledahan, KPK RI telah mendapati berkas yang diinginkan. Seperti di dua lokasi yakni Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) dan Badan Keuangan Daerah Kota Batu. Diamankan sejumlah dokumen yang berhubungan dengan perkara ini. 

Baca Juga : Sosok Harun Yahya, Tokoh Muslim yang Dipuja di Indonesia, Kini Divonis 1.075 Tahun Penjara

"Dokumen dimaksud akan segera dilakukan penyitaan,” kata pelaksana tugas (plt) Juru Bicara KPK RI, Ali Fikri.

Kemudian pada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Batu, Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Batu.

“Adapun di 3 lokasi tersebut, diamankan berbagai dokumen diantaranya dokumen perizinan usaha, catatan transaksi keuangan yang terkait dengan perkara ini,” ujarnya.