Pandemi Covid-19, PSSI Jatim Usulkan Seluruh Kompetisi Liga Sepakbola 2020 Tak Dilanjutkan

Jan 14, 2021 15:56
Ilustasi saat klub liga 1 menjalani pertandingan sebelum kompetisi dihentikan karena adanya pandemi Covid-19 (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Ilustasi saat klub liga 1 menjalani pertandingan sebelum kompetisi dihentikan karena adanya pandemi Covid-19 (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur (Jatim), menyarankan agar seluruh penyelenggaraan kasta kompetisi sepakbola, yang sempat ditunda karena adanya pandemi Covid-19 tidak dilanjutkan.

Pernyataan itu diutarakan langsung oleh Sekretaris PSSI Jawa Timur, Amir Burhanuddin, saat ditemui awak media di Gedung Anusapati, Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga : Pernah Menang 25-0, Ini Kemenangan Besar Timnas di Pentas Internasional yang Sulit Diulang

Menurutnya, keputusan untuk tidak melanjutkan kompetisi di semua kasta sepakbola yang ada di Indonesia pada musim 2020-2021 tersebut, telah disampaikan dalam rapat exco PSSI Provinsi Jatim yang diselenggarakan pada 12 Januari 2021 lalu.

”Salah satu keputusannya adalah agar PSSI Jatim mengusulkan pada PSSI pusat dalam kongres yang akan datang di bulan Februari, untuk mengusulkan 2 angenda. Pertama tentang kompetisi, agar kompetisi tahun 2020 dinyatakan stop dan selesai. Sehingga tidak ada istilah lanjutan dan sebagainya,” tegasnya.

Dijelaskan olehnya, keputusan usulan agar seluruh kasta sepakbola di Indonesia dihentikan sebelum kompetisi liga berakhir tersebut, lantaran seluruh kasta sepakbola mulai dari liga 1, liga 2, hingga liga 3 yang ada saat ini merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan.

”Jadi kalau 2021 mau kompetisi dimulai, ya harus dimulai dari awal. Pertimbangannya, kompetisi liga 1, liga 2, dan liga 3 itu adalah satu rangkaian mata rantai yang tidak berdiri sendiri-sendiri. Khusus, usulannya PSSI Jatim ini terkait kepentingan liga 3 juga,” ungkapnya.

Menurutnya, khusus pada klub yang berlaga di kasta liga 3 Indonesia pada saat ini, kebanyakan mendapatkan sokongan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

”Hampir semua, mayoritas di liga 3 itu berkegiatan menggunakan dana APBD. Tidak mungkin APBD tahun 2021 dipakai untuk kegiatan dengan tajuk 2020. Salah satu pertimbangannya itu,” tukasnya.

Baca Juga : Arema Kibarkan Bendera Putih, Rencana Akan Bubarkan Tim

Seperti yang sudah masif diberitakan, sejak Maret 2020 lalu, kompetisi sepakbola di Indonesia terpaksa dihentikan. Alasannya karena adanya wabah dan status pandemi Covid-19.

Setelah sempat dihentikan pada Maret tahun lalu, liga kasta tertinggi di Indonesia sempat direncanakan bakal kembali dilanjutkan. Ketika itu, PSSI dikabarkan sempat 2 kali membuka opsi untuk kembali melanjutkan liga sepak bola.

Yakni pada bulan Juli dan Oktober 2020. Namun karena pandemi Covid-19 belum berakhir, wacana itupun akhirnya gagal terlaksana.

 

Topik
Sepak Bola Indonesia
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru