Salah satu tanah longsor di Dusun Pagersari, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)
Salah satu tanah longsor di Dusun Pagersari, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Tanah longsor tidak ada hentinya melanda Kota Batu. Pada Selasa (12/1/2021), setidaknya ada 8 kejadian laporan kejadian longsor yang telah masuk Badan Penanggulanhan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. Bencana tanah longsor itu seluruhnya terjadi di kawasan Kecamatan Bumiaji. 

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, penyebab tanah longsor itu lantaran hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hingga malam hari menyebabkan sejumlah bencana tanah longsor di Kota Batu. 

Baca Juga : Tangani Bencana Lebih Cepat, BPBD Kabupaten Malang Membuat Pos di Empat Titik

 

“Dari 8 kejadian tanah longsor tersebut, seluruhnya karena faktor yang sama hujan tak kunjung berhenti,” ungkapnya. 

Kejadian bencana tanah longsor itu terjadi di Jalan Panderman gang III, Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Menyebabkan lahan milik Slamet mengalami longsor dan mengakibatkan putusnya sebagian akses jalan ke ladang milik warga. Material longsor juga menimpa pekarangan belakang rumah Ismanto.

Kerusakan pada lahan milik Slamet longsor dengan dimensi panjang 8 meter, lebar 2 meter dan tinggi 4 meger. Lalu pakarang rumah Ismanto tertimpa material longsor. Dan sebagian akses jalan warga ke ladang terputus.

Kemudian tanah longsor di jalur Anjasmoro, jalur utama masuk ke Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Menyebabkan akses jalan utama Dusun Kekep mengalami longsor sebanyak 2 titik longsoran.

“Kerusakan longsor mengikis bahu jalan sebanyak dua titik longsor. Dimensi titik longsor 1 panjang 8,5 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 5 meter. Dimensi titik longsor 2 panjang 14 meter, lebar 5 meter dan tinggi 15 meter,” tambahnya. 

Selanjutnya longsor terjadi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Desa Gunungsari menyebabkan longsor di beberapa titik. Longsoran menyebabkan 4 rumah warga terdampak dan 2 titik bahu jalan di akses kampung rusak terkikis longsor.

Kerusakan pada rumah warga terdampak atas nama Katino,Sujarno, Nastain dan Usin. Untuk 2 titik bahu jalan terkikis longsor dengan dimensi titik longsor 1 panjang 8 meter (jalan paving), titik longsor 2 panjang 8 meter dan tinggi 6 meter (jalan naik cor-coran), dan material longsor menutup akses jalan salah satu rumah warga 

Lalu longsor di Jalan Indrokilo, Dusun Banyuning, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Menyebabkan tebing dengan dimensi tinggi 12 meter, lebar 6 meter dan panjang 5 meter mengalami longsor. 

Lokasi longsor di belakang rumah Supriono dan Suwardi. Membuat material longsor jatuh di atas sumber air Ngesong dan menimpa pagar milik PDAM.

Baca Juga : PPKM Berjalan, Polresta Malang Ubah Jam Pelayanan Satpas dan Samsat

 

Selain itu tanah longsor juga terjadi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Membuat tebing dengan dimensi panjang 5 meter, lebar 1 meter dan tinggi 10 meter mengalami longsor.

Lahan yang mengalami longsor berada di depan kandang milik Eko. Membuat material longsor jatuh dan menutup saluran irigasi.

Lainnya ada di Jalan Welirang, Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Mengakibatkan tebing dengan dimensi panjang 7 meter, lebar 3 meter dan tinggi 3 meter mengalami longsor.

Kemudian longsor di Dusun Pagersari, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Menyebabkan plengsengan teknis dengan dimensi panjang 20 meter dan tinggi 20 meter mengalami longsor.

Kerusakan juga terjadi pada jalan kampung tertutup material longsor, dan 1 unit sepeda motor terkena material longsor. Terakhir tanah longsor terjadi di Jalan Besta, Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Tanah longsor yang mengakibatkan plengsengan teknis penahan tebing tidak kuat menahan resapan air, sehingga mengalami longsor dan menutupi halaman belakang rumah serta merusak sebagian dinding dapur. Sedang pada Senin (11/1/2021) terdapat kejadian tanah longsor di 4 titik Kecamatan Bumiaji.