Tim gabungan saat operasi yustisi kepada pelaku usaha di Kota Batu, Senin (11/1/2021) malam. (Foto: istimewa)
Tim gabungan saat operasi yustisi kepada pelaku usaha di Kota Batu, Senin (11/1/2021) malam. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Masih banyak pelaku usaha di Kota Batu yang berjualan di luar jam yang telah ditentukan pada hari pertama PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), Senin (11-1-2021) malam. Artinya, banyak pelaku usaha yang masih buka di atas pukul 19.00 WIB.

Banyaknya pelanggaran ditemukan oleh tim gabungan yang melakukan operasi yustisi pada Senin malam. Petugas gabungan terdiri Satpol PP,  Satgas Penanganan Covid-19, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan sebagainya. Mereka menggelar razia  di beberapa titik di Kota Batu.

Baca Juga : Operasi Yustisi Selama PPKM, Tim Satgas Bakal Keliling Kota Batu Sehari Dua Kali

Kepala Satpol PP Kota Batu M. Nur Adhim mengatakan masih menemukan toko atau warung makanan/minuman yang masih buka di luar jam operasional 19.00. Alasan mereka,  masih belum mengetahui SE (surat edaran) wali kota Batu.  “Secara umum, mereka (pelaku usaha restoran/warung makan/minum) masih buka karena baru hari pertama penerapan PPKM di Kota Batu,” ungkapnya.

Untungnya tim yang melaksanakan operasi yustisi itu masih memberikan keringanan dengan cuma memberikan peringatan. Kemudian juga diberikan sosialisasi terkait dengan SE wali kota Batu tersebut.

“Tim melakukan sosialisasi sekaligus peringatan lisan. Agar di hari kedua ini Selasa (12/1/2021) pelaku usaha makanan/minuman menaati SE selama dua minggu ke depan,” imbuhnya.

Hanya, peringatan secara lisan itu diberikan satu kali. Jadi, mereka yang kembali melanggar dengan berjualan di atas jam operasional siap-siap tidak diperbolehkan untuk buka selama satu minggu atau tujuh hari.

Sementara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dengan tegas memperingatkan kepada pelaku usaha untuk mematuhi protokol kesehatan dan SE yang ada. “Dan sekarang ini, terutama restoran dan kafe  melanggar SE, pertama masih akan diperingatkan. Kedua, ditutup selama satu Minggu,” ujarnya. 

Baca Juga : Kesadaran Prokes Perlu Ditingkatkan, Tahun Lalu Denda Terkumpul Rp 65Juta

Sanksi tegas dilakukan demi untuk mewujudkan pengendalian covid-19 di Kota Batu. Juga mewujudkan target agar Kota Batu bisa menjadi zona hijau.