Hilang Setelah Salat Jumat, Kakek 79 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam

Jan 04, 2021 19:49
Petugas Polsek Lawang beserta tim gabungan saat mengevakuasi jenasah korban yang ditemukan meninggal di kolam air (Foto: Istimewa)
Petugas Polsek Lawang beserta tim gabungan saat mengevakuasi jenasah korban yang ditemukan meninggal di kolam air (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Sekitar 4 hari setelah dikabarkan hilang, Soemantri warga Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia, Senin (41/2021).

Jasad kakek 79 tahun itu, ditemukan meninggal di kawasan kolam air area Kebun Rumah Bersama Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Malang (PSE), yang terletak di Jalan Sumberwuni, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Kisah Haru Mbah Ponijah, Hidup Sebatang Kara saat Usia Tua di Desa Terpencil

”Jasad korban ditemukan di sekitar kolam air dengan kedalaman sekitar 60 sentimeter, di area perkebunan yang terletak di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ungkap Kanit Reskrim Polsek Lawang, AKP Heri Eko Utomo saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

Berdasarkan laporan yang dihimpun pihak kepolisian, jasad korban ditemukan pertama kali oleh Floribertus Bejo Istiyono warga Perum Lawang Indah, Kelurahan/Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

”Berdasarkan keterangannya, saksi yang saat itu hendak membersihkan rumput di sekitar lokasi kejadian menemukan mayat tak dikenal mengambang di kolam air,” terangnya.

Mengetahui hal ini, pria 50 tahun itu melaporkan kasus penemuan mayat tersebut ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, petugas gabungan dari Polsek Lawang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, perangkat desa setempat, beserta tim medis Puskesmas Lawang bergegas menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenasah korban.

”Jenasah korban sempat kami bawa ke kamar mayat RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang) guna kepentingan penyidikan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Lawang.

Dari hasil visum luar, diterangkan Heri, petugas medis tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Menginggat usianya yang nyaris menginjak kepala delapan, di duga kuat korban meninggal karena menderita sakit.

Baca Juga : Patroli Malam Tahun Baru, Polres Malang Tegaskan Kabupaten Malang Aman dan Kondusif

”Diduga korban meninggal dunia akibat menderita sakit karena faktor usia. Dari keterangan pihak keluarga, korban juga mengalami pikun, karena usianya memang sudah tua,” terangnya.

Heri menambahkan, 4 hari sebelum ditemukan meninggal, korban sempat dikabarkan hilang sejak Jumat (1/1/2021). ”Dari keterangan pihak keluarga, korban dikabarkan hilang setelah pamit salat jumat ke masjid. Jumat (1/1/2021) lalu, kabar hilangnya korban sempat dilaporkan ke Polsek Lawang,” imbuhnya.

Disisi lain, pihak keluarga yang mengetahui korban telah meninggal, mengaku pasrah dan menganggap kematian korban murni karena musibah. ”Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, pihak keluarga memaklumi kejadian ini sebagai musibah dan menolak jika jenasah korban diotopsi,” tukas perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini.

 

Topik
Penemuan Mayat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru