Walau Kalah saat Pilkada, Paslon Malang Jejeg Tetap Laksanakan Program Kerjanya

Dec 28, 2020 19:28
Foto istimewa
Foto istimewa

MALANGTIMES - Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3 Malang Jejeg tetap melaksanakan program kerjanya meski kalah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang. Hal tersebut, disampaikan Calon Bupati dari Pasloan Independen Heri Cahyono, Senin (28/12/2020).

"Malang Jejeg bakal tetap hadir melaksanakan Jejegnya Songo yang menjadi program kerjanya. Langkah awal pembentukan koperasi primer Malang Jejeg Ecowisata Coban Kethak, dan beberapa program kerja lainnya," ujarnya.

Baca Juga : Pra Musda V, DPD PKS Kota Malang: Kolaborasi Parpol Wujudkan Kebersamaan Layani Masyarakat

Menurutnya, ini adalah program kerja moral Malang Jejeg yang tidak ada urusan dengan Pemerintah. "Capaian kita di Malang Jejeg sudah luar biasa, dan akan kita teruskan dengan energi networking yang bisa dimanfaatkan untukĀ  kemaslahatan bersama," ungkapnya.

Lanjutnya, janji politik dan janji program kerja yang dibuat Malang Jejeg bukan hanya sekedar kampanye saja, namun harus dilaksanakan dengan berkelanjutan. Dengan tujuan agar tidak mendapat tudingan sama dengan yang lain. "Jadi program - programnya Jejeg Songo bakal dilaksanakan dan tidak hanya dilaksanakan ketika jadi Bupati. Kita laksanakan di luar pemerintahan, karena ini gerakan moral. Kalau berhenti usai pemilihan saja, berarti itu semua gerakan moral apus-apusan (tipu tipuan) belaka," jelasnya

Saat disinggung usai kalah Pilbup kemarin, pihaknya hanya bisa berkeluh diri. "Para timses hanya bisa berkeluh diri, dan banyak yang tak terpakai karena dianggap pekerja yang temporari. Bagi yang menang sibuk berbagi rejeki dan sedikit berkuasa. Bagi yang kalah meratapi nasibnya," ungkapnya.

Baca Juga : Paslon Sandi Unggul, Golkar Kabupaten Malang Komitmen Jalin Kerja Sama tapi akan Tetap Kritis

Meski begitu, ada kewajiban yang sama bagi keduanya untuk mengembalikan dana kampanye yang luar biasa. "Rakyat kembali seperti biasa, ibaratnya hanya menjadi objek yang diperlukan untuk mendorong mobil mogok yang ditinggalkan selepas pilkada dan bakal didatangi lagi pada saat pilkada berikutnya," tandasnya.

Topik
Berita Malang Malang Jejeg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru