Warga Kota Malang Diminta Waspada Jenis Baru Virus Covid-19

Dec 28, 2020 16:22
Ilustrasi Covid-19. (Foto: SHUTTERSTOCK/RUKSUTARKARN studio).
Ilustrasi Covid-19. (Foto: SHUTTERSTOCK/RUKSUTARKARN studio).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menginstruksikan dan terus mengimbau warga Kota Malang untuk selalu waspada dalam mengahadapi pandemi. Hal itu, menyusul adanya penyebaran varian virus baru Covid-19 yang telah masuk ke negara Inggris.

Bahkan, beberapa negara di Eropa kabarnya ramai-ramai menutup perbatasan dari Inggris untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Baca Juga : 20 PKL Alun-Alun Kota Batu Dinyatakan Reaktif, Diminta Isolasi 14 Hari

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, munculnya varian jenis baru Covid-19 itu diminta untuk menjadikan kewaspadaan oleh semua pihak. Mengingat, mutasi dari virus tersebut yang sulit dikendalikan.

Pihaknya, juga akan terus menguatkan keberadaan kampung tangguh sebagai salah satu upaya menekan angka kasus Covid-19 di setiap wilayah.

"Tetap kita tingkatkan kewaspadaan, kita menguatkan juga kampung-kampung tangguh itu. Terus kita mitigasi benar, kami di layanan publik ini untuk pelayanan juga dikuatkan. Nantinya juga lebih banyak kami (pegawai ASN) nanti WFH (Work From Home)," ujarnya dihubungi, Senin (28/12/2020).

Di samping juga terus mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan 3M (Mencuci tangan pakai sabun, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak). Yakni, dengan menggalakkan operasi yustisi.

"Kita terus menerus mengingatkan kepada masyarakat (untuk disiplin Covid-19), terus menerus operasi yustisi itu kita galakkan. Mudah-mudahan semakin hari kesadaran itu semakin kuat," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait antisipasi merebaknya varian virus baru Covid-19 ini, di katakan Sutiaji, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) akan menjalin koordinasi langsung dengan presiden Jokowi. Sebab, jika tak segera ada antisipasi, disinyalir kemunculan virus baru ini akan masuk ke kota-kota besar.

Baca Juga : Vaksin Covid-19 Disebut Gunakan Sel Janin Aborsi, Perhimpunan Dokter NU: Itu Hoax

"Kami sudah kemarin di grup APEKSI itu, saya minta untuk ketuanya langsung berkoordinasi dan minta ke pak Presiden bagaimana, karena virus ini ditengarai akan masuk di kota-kota besar. Lha jenis-jenis virus itu jelas seperti apa, mutasinya bagaimana itu ada kepastian," paparnya.

Namun, sejauh ini untuk kebijakan khusus terkait pembatasan akses keluar masuknya wisatawan, pihaknya menyebut masih akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Sementara ini, pihaknya tetap mengimbau setiap hotel di Kota Malang untuk patuh akan kebijakan dengan memberlakukan pembawaan hasil rapid test antigen atau rapid test antibodi bagi pengunjung yang akan chek in.

"Memperketat keluar masuk orang tetap, dengan berbagai cara sesuai dengan kearifan lokal masing-masing. Kalau buat kebijakan khusus (berkaitan dengan munculnya varian baru virus Covid-19), kami akan koordinasi dengan pemerintah provinsi dulu. Tapi di hotel-hotel sudah kami tekankan (pemberlakuan membawa hasil rapid test antigen atau rapid test antibodi), mudah-mudahan asas kepatutan dan ketaatannya benar-benar terukur," tandasnya.

Topik
Virus Covid 19varian covid 19Kota MalangWalikota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru