Natal Bawa Berkah, 59 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Khusus

Dec 25, 2020 15:13
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang Sigit Sudarmono yang secara simbolis memberikan remisi kepada salah narapidana di Lapas Kelas I Malang. (Ist)
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang Sigit Sudarmono yang secara simbolis memberikan remisi kepada salah narapidana di Lapas Kelas I Malang. (Ist)

MALANGTIMES - Natal tak hanya membawa kebahagiaan bagi masyarakat di luar penjara. Namun Natal juga membawa kebahagiaan dan sukacita bagi mereka yang tengah menjalani proses hukum di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Malang.

Pasalnya, 59 narapidana lapas yang lebih dikenal dengan nama Lapas Lowokwaru ini mendapatkan remisi khusus dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tepat pada perayaan Natal, Jumat (25/12/2020).

Baca Juga : Jaga Kondusivitas Perayaan Nataru, Polres Malang Lakukan Sterilisasi

Kepala Lapas Kelas I Malang  Anak Agung Gede Krisna yang  diwakili Kepala Bidang Pembinaan Sigit Sudarmono mengatakan,remisi tersebut tentunya diberikan kepada para narapidana yang memang sudah berkelakuan baik dan berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan selama di dalam lapas. Selain itu, mereka yang mendapatkan remisi telah memenuhi syarat-syarat administratif dan substantif sesuai peraturan perundang-undangan.

Peraturan mengenai pemberian remisi terdapat dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, Perubahan Pertama: PP No. 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 tahun 2018 tentang pemberian Remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.

Disampaikannya, untuk remisi khusus Natal tahun 2020, ada 59 warga binaan yang mendapatkannya. Remisi yang didapatkan oleh 59 narapidana tersebut adalah remisi jenis RK I atau pengurangan masa pidana.

Pengurangan masa pidana tersebut bervariatif. Terdapat narapidana yang mendapatkan masa pengurangan mulai dari 15 hari sampai dengan dua bulan. "Sedangkan yang mendapatkan remisi jenis RK II atau remisi dengan langsung bebas tidak ada," ungkapnya, Jumat (25/12/2020).

Sementara itu, dalam moment Natal tersebut, pihaknya juga menyampaikan sambutan dari Menkumham Yasonna Laoly. Kendati perayaan Natal tahun ini masih dalam situasi yang memprihatinkan, yakni dalam suasana pandemi covid-19, pihaknya berharap agar hal ini tidak menjadi hambatan untuk para narapidana berubah menjadi lebih baik lagi.

"Warga binaan diharapkan dapat meresapi momentum Natal dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena semua adalah kehendak-Nya. Kita tidak bisa memungkiri bahwa remisi adalah wujud dari kasih Allah, remisi merupakan nikmat yang layak diterima karena warga binaan  telah berupaya memperbaiki diri dan melayani Tuhan dengan baik,“ tambah Sigit.

Baca Juga : Kejari Malang Tahan Tersangka Kasus Korupsi Penggemukan Sapi RPH

Selain itu, penekanan juga disampaikan kepada para pegawai jajaran pemasyarakatan untuk juga bisa lebih bersemangat dan juga menjadikan momentum Natal tahun ini dalam meningkatkan kinerja mereka.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan (khususnya mereka yang beragama Kristen) agar menjadikan momentum perayaan Natal tahun 2020 untuk lebih meningkatkan kinerja.  Mempercepat pelayanan dan mengubah pola kerja yang mengikuti isu-isu saat ini. Selain itu harus menghindari perbuatan yang merusak nama baik institusi Pemasyarakatan dan Kemeterian Hukum dan HAM,” jelas Sigit saat menyampaikan sambutan dari Menkumham Yasonna Laoly.

 

Topik
Napi Lapas Kelas I MalangRemisi Khususremisi narapidana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru