Mediasi Rebutan Gono-gini Swalayan Sardo tidak Ada Damai, Sidang Gugatan Berlanjut

Dec 23, 2020 20:12
Sardo Swalayan (foto dok MalangTIMES)
Sardo Swalayan (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mediasi ketiga kali atas kepemilikan aset Swalayan Sardo dan Toko Adika yang melibatkan mantan suami istri Imron Rosyadi dan Tatik Suwartiatun tidak menemui upaya damai.

Mediasi untuk dilakukan upaya damai kedua belah pihak tersebut gagal dilakukan dan berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Malang, Selasa (22/12/2020).

Baca Juga : 50 Pengusaha di Kota Batu Tak Kantongi IMB Hingga Terancam Denda Rp 50 Juta

M. Ramli, Kuasa Hukum penggugat Imron Rosyadi menyatakan bahwa perkara harus dilanjutkan dengan persidangan. “Karena maunya penggugat, perkara ini tetap dilanjutkan di persidangan,” kata ramli usai sidang mediasi, Selasa (22/12/2020).

Menurut Ramli, penggugat menginginkan tetap untuk menuntut tergugat Tatik Suwartiatun atas kepemilikan Toko Adika, yang diduga didapat dari hasil aset Swalayan Sardo. “Jadi, mediasi hari ini gagal dan langsung lanjut ke jawaban, nanti kami tinggal tunggu panggilan resmi selanjutnya,” ungkap dia.

Sementara itu, tergugat Tatik Suwartiatun (57), warga Griya Shanta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang menerangkan, pihaknya mengaku akan terus menjalani proses persidangan sesuai dengan alurnya. "Kami pada posisi tidak ada penawaran. Jadi ya dibuktikan di persidangan. Obyek gugatan adalah gono gini," tegas Tatik.

Di sisi lain, tim kuasa hukum tergugat Helly, SH melalui Irwina Vindri Astuti SH, mengatakan bahwa saat ini sesuai dengan resume yang diajukan pada saat mediasi, semua yang ada dalam gugatan penggugat itu dianggap tidak benar. “Karena penggugat tidak mempunyai dasar hukum pada objek yang digugat,” kata Vindri.

Menurut Vivin-sapaan akrab Irwina Vindri Astuti-, selain Toko Adika (objek yang yang digugat), masih ada 13 bidang tanah lainnya yang ada berasal dari Sardo Swalayan. “Dan perolehan hasil Sardo Swalayan itu selama masa pernikahan antara tergugat dan tergugat satu, dan itu masuk harta gono gini, yang saat ini masih dalam proses kasasi,” jelasnya.

Karena itu, dalam mediasi tersebut pihaknya tidak memberikan penawaran apapun, karena sebenarnya antara penggugat dan tergugat ini tidak ada hubungannya.

Baca Juga : Mantan Istri Bos Sardo Swalayan Digugat Mantan Kakak Iparnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Swalayan Sardo di Jalan Gajayana dan Toko Adika di Jalan Mayjen Wiyono mulanya dikelola oleh Imron dan Tatik yang merupakan suami istri.

Akan tetapi, setelah keduanya berpisah, aset Swalayan Sardo dikelola Imron, sedangkan Toko Adika menjadi hak milik Tatik.

Atas pengelolaan Imron itu, Tatik sampai melayangkan gugatan ke Polda Jatim. Gugatan tersebut berdasarkan, Tatik menemukan surat yang berisi klaim dari keluarga Imron bahwa Swalayan Sardo itu harta warisan.

Topik
Berita Malangswalayan Sardogono gini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru