Santri Ponpes Al-Irsyad Terpapar Covid-19, Berikut Kronologis dan Penanganannya

Dec 14, 2020 18:49
Salah Satu Santri di Ponpes Al-Irsyad Terpapar Covid-19, Begini Kronologisnya
Salah Satu Santri di Ponpes Al-Irsyad Terpapar Covid-19, Begini Kronologisnya

MALANGTIMES - Dikabarkan salah satu santri di Pondok Pesantren Al-Irsyad, Jalan Tengaran, Desa Mojorejo, Batu terpapar Covid-19. Saat ditemui, Pimpinan Pesantren Al-Irsyad, Amrozi menjelaskan, sebelumnya salah satu santri bernama Reyhan (15) ini sakit batuk pilek dan kemudian sembuh.

Terkait hal itu, pihaknya sudah konfirmasi ke pihak keluarganya. Namun dari pihak keluarga menginginkan adanya pemeriksaan ulang dan hasilnya dinyatakan positif.

Baca Juga : Lepas Kawasan PSBL, 21 Pasien Covid-19 di Desa Tlekung Sembuh

"Jadi awalnya, Reyhan ini hanya sakit biasa dan sudah sembuh karena kita juga memfasilitasi kesehatan para santri. Saat kami konfirmasi ke pihak keluarganya, namun pihak keluarga yang juga bekerja dibidang kesehatan, meminta untuk pemeriksaan ulang melalui rapid tes dan Swab Test dan hasilnya positif. Jadi termasuk golongan OTG (Orang Tanpa Gejala). Sebelum kejadian ini, kami sudah rutin melakukan penyemprotan desinfektan, sehari tiga kali. Hanya saja beberapa hari ini mulai berkurang sehari satu kali penyemprotan," ujarnya, Senin (14/12/2020).

Dia menjelaskan, awal pemeriksaan terhadap santinya dilakukan pemeriksaan ulang Rapid Test pada tanggal 3 Desember dan hasilnya keluar dinyatakan positif tanggal 8 Desember 2020. "Ssat itu juga, Reyhan dibawa oleh pihak keluarganya di Lombok," imbuhnya.

Dari kejadian tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa, Dinkes, serta Satgas Covid untuk dilakukannya  Tracing. Tracing tersebut dilakukan terhadap 28 santri yang sekelas maupun sekamar dengan Reyhan.

"Kita melakukan Tracing di tanggal 10 Desember 2020 terhadap 28 santri ini. Hasil Rapid Test dari 28 santri, terdapat empat santri yang hasilnya reaktif. Kemudian keempat santri dilakukan Rapid Test lagi pada tanggal 11 Desember 2020 dan hasilnya menjadi nonreaktif. Namun keempat santri itu bertujuan untuk balik ke rumahnya untuk isolasi mandiri. Karena ini kan masih masa libur dan masuk tanggal 6 Januari 2021 nanti," jelasnya.

Menurutnya, saat ini  sudah aman, karena sudah ditangani oleh pihak Dinkes. "Pihak Dinkes juga sudah memberitahu dari hasil Tracing terhadap seluruh santri berjumlah 251 sudah aman," ujarnya.

Baca Juga : Ustaz Yusuf Mansur Positif Covid-19, Kabarkan Kondisi Lewat Instagram

Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo, Rujito membenarkan hal tersebut. Pihak Ponpes telah melakukan Rapid Test terhadap 28 santri. "Dari Rapid tersebut terdapat 4 santri yang mengalami reaktif. 2 di antaranya dibawa pulang oleh wali santri sedangkan sisanya masih diisolasi," ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa pihak Dinkes sudah menyatakan bahwa Ponpes Al-Irsyad sudah aman saat dilakukan Tracing dan sudah tidak ada penyebaran lagi terhadap santri lain.

Topik
Berita BatuCovid 19ponpes al irsyad

Berita Lainnya

Berita

Terbaru