Unmer Tetap Adakan Wisuda Tatap Muka, seperti Acara Pernikahan

Dec 12, 2020 15:25
Suasana wisuda Unmer. (Foto: istimewa)
Suasana wisuda Unmer. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji belum lama ini telah menerbitkan surat edaran yang menyebut larangan melakukan wisuda tatap muka. Larangan ini dibuat sebab terjadi peningkatan kasus covid-19.

Meski demikian, masih terdapat perguruan tinggi di kota Malang yang menggelar wisuda tatap muka, yaitu Universitas Merdeka (Unmer) Malang.

Baca Juga : Universitas Brawijaya Tegaskan Semester Depan Masih Pembelajaran Daring

Wisuda tatap muka Unmer digelar hari ini (Sabtu, 12/12/2020). Dan rencananya, wisuda tatap muka juga akan kembali digelar Unmer Minggu besok (13/12/2020).

Sebelum masuk ke area gedung Balai Merdeka Unmer tempat wisuda berlangsung, terlihat sekitar empat personel polisi dan dua tentara berjaga di sekitar Unmer. Sementara itu, yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung hanyalah para wisudawan dan pimpinan serta jajarannya saja.

Tampak orang tua wisudawan diberikan tempat khusus di luar gedung. Mereka melihat jalannya wisuda melalui layar yang sudah disiapkan.

Wisuda dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB. Akan tetapi, wisuda kali ini selesai lebih awal, yakni sampai sekitar pukul 09.00 WIB saja.

Salah satu wisudawan bernama Mega dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menyampaikan, pada awalnya wisuda dijadwalkan hanya satu hari saja dengan dua sesi. Sesi pertama pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB, sesi kedua pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Namun ketentuan berubah menjadi dua hari. "Sesi satu ini cuma ada 3 fakultas, FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Fakultas Psikologi, dan FISIP," katanya.

Sebelum masuk gedung, kata dia, terdapat pengecekan suhu tubuh. Semua wisudawan juga wajib menjalankan protokol kesehatan cuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak.

Di dalam gedung, ia hanya mendengarkan sambutan. Setelah itu, lanjut pemanggilan beberapa wisudawan terbaik dari setiap fakultas. Lalu, barulah setiap wisudawan dan wisudawati dipanggil untuk pemindahan tali toga. Layaknya acara pernikahan, setelah pemindahan tali, wisudawan diharuskan langsung keluar. "Setelah itu kita harus langsung keluar gedung, tidak boleh duduk lagi," ucapnya.

Total wisudawan yang hadir kata dia sekitar 200, namun ada pula yang tidak hadir. Orang tua memang tidak diperbolehkan masuk gedung. Namun, terdapat orang tua dari mahasiswa terbaik yang diperbolehkan masuk. "Yang boleh masuk hanya orang tua dari mahasiswa terbaik," ungkapnya.

Baca Juga : Zona Merah, Dinas Pendidikan Kota Batu Bisa Tunda Sekolah Tatap Muka

Sementara itu, dosen-dosen juga tidak semua datang ke prosesi wisuda. Hanya diwakili para dekan dan pembantu-pembantunya.

Kepala Biro Humas Unmer Malang, Ana Mariani SSos MSi memberi penjelasan, setelah mahasiswa dikukuhkan memang langsung diarahkan keluar gedung. "Seperti acara pernikahan," katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Gedung tersebut kata dia berkapasitas normal adalah 2000 orang. "Kami gunakan untuk 200 orang saja. Durasi dipercepat. Dimulai pukul 8 dan selesai pukul 9," terangnya lebih lanjut.

Ia mengaku, kampus sudah berkoordinasi dengan otoritas terkait. Jalannya wisuda juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. "Sudah berkoordinasi dengan otoritas terkait. Protokol ketat. Wisuda dijaga oleh aparat Kepolisian, Kodam, Korem, Kodim, Koramil, lengkap," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang Nur Widianto menjelaskan bahwa memang ada beberapa pengajuan/pemberitahuan wisuda tatap muka yang sudah masuk jauh-jauh hari sebelum surat edaran larangan wisuda tatap muka keluar.

"Ada beberapa pengajuan/pemberitahuan yang sudah masuk jauh-jauh hari sebelum SE keluar dan saat angka kasus masih rendah. Atas perkembangan yang ada pihak panitia kami sarankan pula berkonsultasi pada jajaran polresta," tukasnya.

Topik
Berita MalangWisuda Tatap MukaUnmer

Berita Lainnya

Berita

Terbaru