Main Bola Yuk Hadir di Kota Malang, Bustomi Beri Pesan Ini untuk Pesepak Bola Muda

Dec 06, 2020 18:07
Kabid Olahraga Disporapar Kota Malang Wahyu Setyawan (kiri) saat memberikan jersey Timnas Indonesia kepada pemenang juggling competition (Hendra Saputra)
Kabid Olahraga Disporapar Kota Malang Wahyu Setyawan (kiri) saat memberikan jersey Timnas Indonesia kepada pemenang juggling competition (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus menggelorakan program 'Main Bola Yuk' dengan youth fun juggling competition. Kegiatan tersebut juga hadir di Kota Malang sebagai bagian menyemarakkan ajang Piala Dunia U-20 2021. Di ajang  itu, Indonesia  menjadi tuan rumah.

Dalam kegiatan tersebut, mantan pemain Arema FC yang kini menjadi pemain Persela Lamongan Ahmad Bustomi turut memeriahkan dan menjadi juri youth fun juggling competition.

Baca Juga : Maradona Meninggal, Gol Tangan Tuhan dan Kontroversi Lain Juga Tiada di Sepak Bola

Cimot (sapaan akrab Ahmad Bustomi) pun memgatakan kegiatan tersebut sangat bagus untuk menggelorakan semangat sepak bola kepada anak-anak muda. Terlebih saat ini masyarakat sudah banyak yang mengerti bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang.

Cimot juga memberikan pesan kepada adik-adik calon penerus pesepak bola dari beberapa sekolah sepak bola (SSB) di Malang Raya agar bisa terus meningkatkan motivasi.

"Momen kegiatan ini cukup bagus karena sebentar lagi ada Piala Dunia U-20. Untuk adik-adik, motivasinya ya kalian harus bisa menggantikan pemain yang nantinya main di Piala Dunia U-20," pesan Cimot.

 Bustomi mengatakan saat ini pembinaan usia dini sudah mulai bagus karena sudah banyak kompetisi atau turnamen usia dini yang diselenggarakan. Bahkan, Bustomi membandingkan dengan zaman dulu ketika masih berusia muda. Saat itu sangat sulit menembus skuat senior jika kualitas yang dimiliki tidak istimewa.

"Usia muda dalam beberapa tahun terakhir ini sudah mulai bagus. Ada elite pro-academy. Banyak kompetisi usia muda lainnya. Kalau zaman saya itu Piala Soeratin. Kalau anaknya istimewa, ya jadi. Kalau anaknya biasa atau bagus saja, selesai sudah. Untuk sekarang kan banyak pembinaan usia muda dan turnamen di dalamnya. Kesempatan saat ini cukup banyak. Tinggal kemauann saja," papar dia.

Baca Juga : Jalanan Depan Balai Kota Malang Dijadikan Tempat Sepak Bola Jalanan AFC Vs AI

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Wahyu Setyawan mengatakan bahwa program 'Main Bola Yuk' memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk meningkatkan kemauan untuk mengembangkan kemampuannya dalam bermain sepak bola.

"Kegiatan ini sangat bagus untuk memberi kan kesempatan semakin berprestasi bagi pesepak bola muda. Ini juga untuk meningkatkan kepercayaan diri dari pesepak bola muda," imbuhnya.

Topik
Kabid Olahraga Disporapar Kota Malang Wahyu Setyawan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru