Peta sebaran Covid-19 di Kota Batu, Jumat.
Peta sebaran Covid-19 di Kota Batu, Jumat.

MALANGTIMES - Selama dua hari terakhir angka pasien terkonfirmasi positif di Kota Batu mengalami kenaikan bekali-kali lipat. Bahkan sepanjang pandemi Covid-19, ini menjadi jumlah tertinggi jika pada Kamis (3/12/2020) ada tambahan 33 pasien. Sementara Jumat (4/12/2020) kemarin bertambah hampir dua kali lipat yakni 63 pasien.

Banyaknya pasien konfirm positif itu menjadi sejarah tertinggi dalam sehari selama pandemi Covid-19 di Kota Batu. Hanya saja, meski ada tambahan pasien konfirm yang signifikan, juga diimbangi dengan angka kesembuhan yang cukup tinggi.

Baca Juga : Jumlah Pasien Covid Meningkat, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Menurun 5 Persen

Tercatat dari data Dinas Kesehatan Kota Batu pada Kamis itu ada pasien terkonfirmasi positif yang sembuh menembus angka 40 orang. Sedangkan pada Jumat ada tambahan 14 orang yang dinyatakan sembuh.

Sedangkan sudah tiga hari terakhir Kota Batu masuk pada zona merah atau risiko tinggi bersama tiga kota/kabupaten lainnya yakni Jember, Situbondo, dan Jombang. Padahal sebelumnya Kota Batu sudah cukup lama nyaman di zona oranye atau risiko sedang.

Selama masuk zona oranye itu jumlah tambahan pasien terkonfirmasi rata-rata 4-7 orang per harinya. Sayangnya, dengan bertambahnya angka yang tinggi itu, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu dalam dua hari terakhir tidak memberikan respons saat dikonfirmasi.

Dengan bertambahnya pasien terkonfirmasi positif itu saat ini Kota Batu jumlah akumulasinya mencapai 862 pasien. Dengan angka kesembuhan 663 orang, dan angka kematian pasien terkonfirmasi positif 75 orang.

Baca Juga : Ke Kota Malang, Kepala BNBP Tinjau Kesiapan RS Lapangan

Atau dalam beberapa hari terakhir terus ada tambahan angka kematian pasien terkonfirmasi positif satu orang. Sedangkan untuk kasus suspek pada Jumat mencapai 724 orang, dan kasus probable sebanyak 65 orang.

Karena itu, sejumlah rumah sakit rujukan baik di Kota Batu dan Kota Malang mengalami overload pasien Covid-19. Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di Jawa Timur, khususnya di Malang Raya, Pemprov Jatim melakukan langkah cepat dengan menyiapkan Rumah Sakit (RS) Lapangan.