Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat foto bersama kalangan ibu-ibu ketika berkampanye (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat foto bersama kalangan ibu-ibu ketika berkampanye (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tim Pemenangan SanDi Bidang Perempuan Hj Anisah Mahfudz, memprediksi paslon (pasangan calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gator Subroto) bakal mendulang suara lebih dari 50 persen.

”Kami yakin paslon SanDi bisa menang. Kalau keseluruhan menangnya perkiraan kami di atas 50 persen,” ucapnya.

Baca Juga : Jika Terpilih, Paslon SanDi Siap Lanjutkan Prestasi yang Pernah Diraih Pemkab Malang

Rasa optimis itu, disampaikan Anisah, lantaran paslon SanDi banyak didukung oleh jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang mendominasi di Kabupaten Malang, yakni dari kalangan perempuan.

”Setiap hari teman-teman itu aktif memberikan dukungan kepada paslon SanDi. Banyaknya kalangan perempuan yang memberikan dukungan kepada SanDi ini, yang membuat kami optimis perolehan suara bisa lebih dari 50 persen,” ucapnya.

Sekedar informasi, merujuk pada data yang dihimpun KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang, total DPT di Kabupaten Malang ada 2.003.608. Dari jumlah tersebut, didominasi oleh kaum hawa. Rinciannya 1.004.510 DPT berasal dari kalangan perempuan, sedangkan 999.098 sisanya berasal dari kalangan laki-laki.

”Karena yang mendukung kita (SanDi) ini lebih beraneka kalangan. Beda dengan kandidat lain yang mungkin andalannya suara hijau saja,” ucapnya.

Sedangkan paslon SanDi, dijelaskan Anisah, dukungannya berasal dari beragam kalangan. Yakni mulai dari banyaknya dukungan partai politik hingga mayoritas tokoh agama.

”Kalau kita yang mendukung ya hijau, merah, biru. Bahkan dukungan dari suara hijau (Nahdlatul Ulama, red) ini. Saya kira lebih dari separuh yang ikut mendukung Sanusi (Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi). Karena Sanusi ini memang orang NU (singkatan dari Nahdlatul Ulama),” klaimnya.

Baca Juga : Jelang Pilkada Kabupaten Malang 2020, FISIP UMM Rilis Hasil Survei Ketiga Paslon

Meski memprediksi bakal menang telak, Anisah dan kawan-kawan tetap berproses dan terus menggalang suara untuk pasangan SanDi.

”Ya tentunya kita tetap harus sambil jalan. Tapi orang sudah sangat paham, yang kita dukung orang. Soal kendaraan (partai, red) yang memungkinkan untuk memberangkatkan itu, tidak menjadi permasalahan,” tukasnya.