Jebol TK lewat Atap, Maling Bertubuh Tinggi Malah Habiskan Susu 5 Kotak

Dec 04, 2020 12:12
Atap dan plafon ruangan kantor TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas yang dijebol pencuri. (Ist)
Atap dan plafon ruangan kantor TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas yang dijebol pencuri. (Ist)

MALANGTIMES - Ada-ada saja ulah maling. Selain mengambil barang berharga, susu lima kotak pun habis diminum.

Aksi maling “kehausan” itu terjadi di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas di Jalan Kecubung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pencurian tersebut terjadi pada Selasa 1 Desember 2020.

Baca Juga : Motor Gede Warga Sukun Digasak Maling, Pelaku Bobol Garasi

Maling berperawakan tinggi dan berbadan sedikit kurus tersebut masuk ke dalam ruangan kantor sekolah dengan menjebol atap dan plafon. Aksi itu terekam CCTV di dekat TK.

Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Ima Khusnul Khatimah menjelaskan,  awalnya kejadian tersebut diketahui salah seorang guru ketika membuka ruangan kantor sekitar pukul 09.30 WIB.

Ia kaget ketika mendapati pintu kantor telah terbuka terlebih dulu. Lantas guru itu masuk dan bertambah kaget mendapati lantai kantor kotor dan atap serta plafon jebol.

Di dalam kantor, pelaku mengambil uang koperasi dan sebuah charger dari peralatan termo gun. Alat pengukur suhu itu baru saja didapat dari Dinas Pendidikan Kota Malang. Sementara barang lainnya seperti tape, televisi, ataupun kipas angin masih ada dan tidak dicuri oleh pelaku.

"Yang diambil uangnya. Nggak seberapa, palingan di bawah Rp 100 ribu. Sama charger termo gun. Setelah mengambil, pelaku diduga kabur lewat pintu depan karena pintu sudah terbuka. Tapi selain mencuri uang, pelaku ini juga sempat minum lima susu kotak yang memang ada di kantor," tambah guru TK lainnya, yakni Evi Kristina.

Dari rekaman kamera CCTV masjid sekitar yang menyorot ke arah jalan, pelaku saat itu masuk dari arah selatan atau dari jalan raya ke arah sekolah.

Aksi pelaku tergolong cukup berani. Sebab, di masjid sebelah  TK yang dibobol, terdapat kegiatan pengajian dan juga beberapa orang yang mondar-mandir menuju masjid.

"Dari rekaman CCTV, pelaku pura-pura duduk di depan pintu gerbang sambil celingukan mengawasi situasi. Saat aman dan sepi, pelaku kemudian langsung melompat pagar dan lewat belakang ruangan lalu memanjat genting dan menjebol plafon. Kalau di kantor nggak ada rekaman CCTV, karena memang nggak terpasang," ungkap Ima.

Baca Juga : Pergi ke Warung Mau Belanja, Ibu-Ibu di Bukit Dieng Dijambret

Dua kali  TK tersebut mengalami kejadian pencurian. Kejadian pertama terjadi pada dua tahun lalu. Pelaku saat itu juga menjebol atap dan plafon. Lokasi yang dijebol juga sama persis dengan lokasi yang dijebol saat ini. 

Pada kejadian yang pertama, pelaku sempat tertangkap warga. Saat itu pelaku beraksi siang hari.

Barang yang diambil pelaku saat itu cukup aneh. Sebab, pelaku mengambil buku-buku tulis milik murid TK. Namun sampul buka ditinggalkan. Selain itu, pelaku sempat memakan jajanan yang ada di dalam kantor dan mencecerkan sampah makanannya.

"Plafon yang dijebol pas kejadian pertama sudah kami tutup, tapi belum sempat kami cat. Tapi ini kejadian lagi. Yang dijebol plafonnya di sebelahnya persis. Diduga pelakunya sama. Dari ciri-ciri mirip," jelas Ima.

Pasca-kejadian tersebut, pihak TK tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib mengingat kerugian kecil. Namun TK  telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kelurahan dan RT setempat serta memposting kejadian itu ke media sosial Facebook.

 

Topik
TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomaskasus pembobolankriminal malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru