Calon bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1 Abah Sanusi (tengah, kemeja putih) saat menyapa warga ketika berkampanye. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1 Abah Sanusi (tengah, kemeja putih) saat menyapa warga ketika berkampanye. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Paslon (pasangan calon) bupati dan wakil bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) berjanji bakal memperhatikan kesejahteraan ketua RT (rukun tetangga) dan RW (rukun warga) di Kabupaten Malang.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh calon bupati Malang dari nomor urut 1 Sanusi saat ditemui media online ini. ”Iya, kami akan memberikan insentif untuk ketua RT dan RW. (Program ini) sudah kami gulirkan kemana-mana,” ungkap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Baca Juga : Jam'iyah Thoriqoh Naqsabandiyah Kabupaten Malang Siap Menangkan LaDub

Politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini mengaku, program kesejahteraan berupa insentif bagi ketua RT dan RW ini diklaim sudah sempat dibahas dengan anggota DPRD Kabupaten Malang. Dari gagasan dan pembahasan sejauh ini, insentif yang diberikan kepada para ketua RT dan RW di Kabupaten Malang tersebut diperkirakan mencapai nominal Rp 3 jutaan setahun.

”Nominalnya (insentif, red) Rp 3 juta setahun,” ungkap politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Malang ini.

Menurut Sanusi,  insentif mencapai jutaan rupiah tersebut diberikan karena dedikasi para ketua RT dan RW di Kabupaten Malang yang aktif menyosialisasikan program pemerintah. ”Karena sudah sekian lama mereka mengabdi, tapi belum pernah mendapat sentuhan insentif dari Pemkab Malang,”  ucap Abah Sanusi.

Jika terealisasi, santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini mengaku program pemberian insentif ini baru pertama dilakukan di Kabupaten Malang dan dipastikan bakal merata. ”Kemarin belum ada. Kemarin dari Pemkab Malang belum ada (insentif). Yang ada baru dari anggaran masing-masing desa yang nilainya tidak sama,” tukasnya.

Baca Juga : DPAC Barikade Gus Dur Bantur Deklarasi Dukungan ke Sandi saat Gelar Seni Budaya Laskar Sakerah

Sekedar informasi, hingga berita ini ditulis paslon SanDi masih aktif melakukan kampanye. Hari ini (Senin 30/11/2020) sasarannya adalah kalangan pemuda dan olahraga, pedagang pasar, kelompok tani, serta tokoh masyrakat dan agama yang ada di Kecamatan Ampelgading.