Para personil yang memperkuat Flying Dutchman hingga sampai saat ini. (Foto: Dok. Flying Dutchman)
Para personil yang memperkuat Flying Dutchman hingga sampai saat ini. (Foto: Dok. Flying Dutchman)

MALANGTIMES - Salah satu unit irish punk rock Malang yakni Flying Dutchman kembali tunjukkan eksistensinya dengan meluncurkan sebuah official Movie Video (MV) bertajuk "Jati Diri" yang diambil dari salah satu materi untuk album Flying Dutchman mendatang. 

Lagu "Jati Diri" yang merupakan sebuah karya yang dihasilkan dari ide kreatif Mupe sang vokalis, agar semua yang saat ini sedang berkonflik khususnya Arek Malang kembali menjaga harga diri demi menegakkan jati diri. 

Baca Juga : Kingkong Milkshake Luncurkan Album Kedua Bertajuk Teleportasi

 

Mupe mengatakan, bahwa inspirasi dari pembuatan lagu "Jati Diri" ini berasal dari kisah-kisah pendahulu Malang. Salah satunya pada masa zaman Kerajaan Singhasari yang mayoritas masyarakat dan pemimpin pada masa itu selalu keras kepala mempertahankan harga dirinya. 

"Orang-orang Malang (masa Kerajaan Singhasari, red) mempunyai harga diri yang luar biasa. Mereka akan segan kepada siapa saja yang baik kepadanya dan begitu juga sebaliknya. Karena harga diri Arek Malang tak ternilai oleh angka," ungkapnya dalam pers rilis yang diterima oleh media online ini, Minggu (29/11/2020). 

Disampaikan Mupe, seiring berjalannya waktu dalam realita kehidupan bermasyarakat di Malang, banyak dari sebagian Arek Malang yang larut dalam konflik akibat kesalahan mereka yang rela untuk menggadaikan diri hanya demi suatu eksistensi. 

"Hal inilah yang menjadikan inspirasi lagu dari Flying Dutchman untuk mengingatkan pentingnya akan Jati Diri," tegasnya. 

Pesan dari lagu "Jati Diri" ini tidak hanya disampaikan kepada para pendengar, namun juga memiliki pesan mendalam untuk para personel dalam meneguhkan harga diri agar tak tergadai hanya dengan eksistensi. 

Pria berkepala plontos ini juga menceritakan terkait jalan cerita dalam MV Flying Dutchman bertajuk "Jati Diri" yang mengisahkan perjalanan dua sahabat yang diperankan oleh dua anak remaja berpenampilan ala Skinhead dengan kepala plontosnya dan Punk dengan rambut mohawknya. 

"Jati Diri menceritakan tentang dua sahabat di masa kecilnya selalu bersama, beranjak dewasa persahabatan mereka pudar karena mafia telah berhasil mengadu domba mereka," jelasnya. 

Hingga akhirnya seiring berjalannya waktu, mereka yang berkonflik kemudian sadar bahwa yang dilakukan selama ini salah. Akhirnya mereka semua bersatu dan meneguhkan jati diri untuk melenyapkan mafia yang telah memecah belahnya.  

Baca Juga : Humi Dumi Ajak Pendengar Mengasihani Diri di Single Terbaru "Isn't It a Pity"

 

"Hingga akhirnya mereka sadar dan kembali bersama untuk melenyapkan para mafia serta antek-anteknya," imbuhnya. 

Mupe pun berharap, dengan adanya karya bertajuk "Jati Diri" yang pada setiap bait liriknya dibuat dengan penuh rasa perjuangan yang mendalam, dapat mengajak orang-orang untuk pentingnya menjaga harga diri. 

"Jangan sampai terbutakan oleh materi hingga menggadai diri. Karena seseorang bisa saja berubah karena materi, tapi tidak dengan mereka yang berpegang teguh pada prinsip," tegasnya. 

Sementara itu, meskipun jadwal perilisan full album dari Flying Dutchman tertunda dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, tahun depan merupakan target untuk Flying Dutchman akan merilis full albumnya. 

"Lagu ini (Jati Diri, red) juga akan menjadi bagian dari full album terbaru Flying Dutchman yang sedang dipersiapkan. Rencana akan dirilis di tahun yang akan mendatang. Flying Dutchman berharap album terbarunya ini akan segera dirilis," tandasnya. 

Sebagai informasi, bahwa layaknya band pada umumnya Flying Dutchman juga sempat mengalami dinamika. Hingga kini Flying Dutchman diperkuat oleh Mupe (Vokalis/Gitaris), Yayan (Gitaris), Inul (Pianika), Gosreng (Bassis), Panca (Banjo), Sonny (Drummer) dan Boim (Biola).