Banyak Didukung Tokoh Agama, Paslon SanDi Bakal “Permak” Potensi Pondok Pesantren

Nov 28, 2020 20:28
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kiri) saat bersilahturahmi ke beberapa tokoh agama yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kiri) saat bersilahturahmi ke beberapa tokoh agama yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Banyaknya dukungan para tokoh agama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Malang, yang menjatuhkan pilihan ke pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatoto Subroto), dianggap Calon Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi sebagai tantangan untuk lebih memperhatikan pembangunan dan pengembangan di lingkungan ponpes.

”Ini merupakan tantangan bagi saya agar selalu mengedepankan serta memperjuangkan pendidikan yang dibina oleh para kiai. Karena pada hakikatnya manusia itu harus seimbang antara ilmu agama dan pengetahuan umumnya,” ungkap politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Baca Juga : Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso, Gus Kautsar Ajak Santri dan Alumni Dukung Paslon LaDub

Guna mengoptimalkan pembangunan di Kabupaten Malang, politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini, mengaku bakal segera melakukan pemetaan untuk mengklasifikasikan kebutuhan ponpes di Kabupaten Malang.

”Kita mapping dulu, nanti di pondok pesantren itu kebutuhan mendesaknya apa. Itu yang akan kita penuhi,” ungkap politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Namun demikian, Abah Sanusi mengaku sudah memiliki sederet program unggulan Malang Makmur, yang diusung oleh paslon SanDi di sektor pendidikan. Salah satunya adalah program Patih Perwira atau akronim dari Pelatihan Pesantren Berbasis Wirausaha.

”Kalau nanti kebutuhan mendesak di pondok pesantren adalah soal pemenuhan entrepreneur, kita akan siapkan pendidikan wirausaha di lingkungan pondok pesantren,” ucapnya.

Guna mendukung program Patih Perwira tersebut, paslon SanDi juga bakal menggandeng BLK (Balai Latihan Kerja) untuk memberikan pelatihan di kalangan para santri.

Selain itu, jika kembali diamanahi memimpin Kabupaten Malang, santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini, mengaku bakal menggandeng OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait guna membantu sektor teknologi dan pemasaran.

Baca Juga : Berencana Bangun Perputakaan Internasional, Para Pengasuh Ponpes Sepakat Dukung SanDi

Salah satu instansi pemerintahan yang bakal diinstruksikan untuk mencetak santri mahir berwirausaha tersebut, adalah Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Malang.

”Kebutuhan peningkatan kapasitas produksi berbasis teknologi akan kita berikan sarananya. Termasuk disektor pemasaran berbasis online, untuk memasarkan prodak yang dihasilkan para santri,” tukasnya.

 

Topik
cabup malang sanusiPaslon Sandiprogram ponpes sandi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru