Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid (baju putih depan) saat memberikan motivasi kepada atlet didik PB Brawijaya Junior (Hendra Saputra)
Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid (baju putih depan) saat memberikan motivasi kepada atlet didik PB Brawijaya Junior (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Tak hanya perekonomian yang babak belur pada masa pandemi. Dunia olahraga pun juga turut kelimpungan. Untuk membangkitkan semangat atlet yang mulai kendor, mantan ketua Real Estate Indonesia (REI)  Malang Heri Mursid Brotosejati langsung turun tangan.

Pria yang juga menjadi ketua umum PBSI Kota Malang tersebut, Sabtu (28/11/2020) sore, memberikan motivasi kepada para atletnya yang sedang beraktivitas. Heri Mursid bersama beberapa pengurus PBSI mengunjungi beberapa klub yang terus menggelar latihan.

Ketua Umum PBSI Kota Malang, Herry Mursid (tiga dari kiri) saat memberikan bantuan shuttlecock dan uang pembinaan kepada PB Djagung (Hendra Saputra)

Mantan Ketua REI Malang Heri Mursid menjelaskan, di era sekarang tak mungkin menggelar sebuah turnamen. Karenanya, satu-satunya cara adalah terus melakukan monitoring latihan atlet. Monitoring inilah yang bisa tetap menjaga semangat para atletnya.

Baca Juga : Perdana, 2 Pemain Akademi Arema Lolos Seleksi Garuda Select

 

Klub yang pertama kali dikunjungi Heri Mursid adalah PB Brawijaya Junior yang menggelar latihan di GOR Kanaya, Jalan Werkudoro, Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Heri Mursid didampingi Ketua harian PBSI Kota Malang Mardi dan Sekretaris PBSI Sigit Permadi.

Ketua Umum PBSI Kota Malang, Herry Mursid (dua dari kiri) saat berfoto bersama atlet binaan PB Brawijaya Junior (Hendra Saputra)

Saat monitoring Heri Mursid bisa melihat langsung bahwa semangat atlet bulutangkis ternyata masih tinggi. Sebab mereka bisa menyadari kondisi pandemi ini.

Dari hasil pantauannya, Heri Mursid melihat banyak bibit unggul pebulutangkis yang berusia antara 10 hingga 15 tahun atau anak yang duduk di sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP)

Tak hanya melihat, Heri Mursid juga mengajak dialog semua pihak. Dialog ini dilakukan agar PBSI bisa mengevaluasi dan mencari solusi yang tepat agar atlet bisa berprestasi pasca pandemi.

Setelah berbicara sedikit dengan pengurus PB Brawijaya Junior, mantan ketua REI Malang Heri Mursid kemudian mengajak atlet bulutangkis berbincang santai.

Heri Mursid meminta agar bibit unggul pebulutangkis Kota Malang ini bisa terus semangat berlatih meski tidak ada turnamen antar klub.

"Jadi ini kegiatan yang kita agendakan, dikarenakan menyesuaikan kondisi pandemi yang sampai sekarang belum bisa menggelar turnamen. Jadi kami monitor latihan ke masing-masing klub," ujar Heri Mursid di sela kunjungannya, Sabtu (28/11/2020) sore.

Ketua Umum PBSI Kota Malang, Herry Mursid (tiga dari kiri) saat memberikan bantuan shuttlecock dan uang pembinaan kepada PB Brawijaya Junior (Hendra Saputra)

Selain berkunjung di PB Brawijaya Junior, pengurus PBSI Kota Malang juga melakukan visit ke PB Djagung yang berlokasi di Jalan Raya Ki Ageng Gribig No.479, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Baca Juga : PABBSI Pecah, Pengurus PABSI Kota Malang Mulai Terbentuk

 

Dalam visit itu, Heri Mursid memberikan bantuan berupa shuttlecock dengan jumlah 10 slop per klub. Selain itu, juga ada uang pembinaan yang bisa dimanfaatkan klub di masa pandemi ini.

Di balik kunjungan itu, Heri Mursid menemukan sisi positif dari pembinaan bulutangkis. Ia menerangkan bahwa volume latihan atlet bulutangkis usia dini semakin insentif. Sebab pihak sekolah masih menggunakan sistem daring. Sehingga banyak waktu kosong bagi para atletnya. Nah, waktu kosong inilah yang dimanfaatkan untuk berlatih.

"Jadi harapan kita dengan situasi pandemi ini mereka bisa latihan secara intensif di klubnya masing-masing. Nanti setelah situasi sudah normal, kita akan segera gelar turnamen antar klub," pungkas Heri Mursid.