RS UMM Sebut Ruangan Penampungan Pasien Covid-19 dan IGD Penuh

Nov 28, 2020 17:44
Beberapa rumah sakit yang menginformasikan layanan ditutup untuk pasien covid-19 (istimewa)
Beberapa rumah sakit yang menginformasikan layanan ditutup untuk pasien covid-19 (istimewa)

MALANGTIMES - Beredar informasi di media sosial di mana sejumlah rumah sakit di Malang menutup layanan untuk pasien covid-19 baik untuk di ruangan ataupun di instalasi gawat darurat (IGD), salah satunya Rumah Sakit (RS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Namun RS UMM dalam hal ini menolak untuk dikatakan tidak membuka layanan bagi penderita wabah covid-19. Hal itu karena pihaknya menganggap saat ini ruang yang disediakan telah penuh pasien.

Baca Juga : Tambah 4 Kasus Positif, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Malang Tembus 1.000

"Sebelumnya kami atas nama RSU UMM menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan pelayanan kami," ucap Humas RS UMM, dr Viva Maiga Mahliafa Noor, MMRS.

"Kami menyampaikan bahwa sejak tanggal 25 November 2020 kami menutup pelayanan untuk perawatan pasien covid-19 dikarenakan kapasitas yang kami miliki untuk perawatan pasien covid-19 sudah penuh," imbuhnya.

Viva menyatakan bahwa jumlah pasien covid-19 yang dirawat di RS UMM sekarang kurang lebih 45 orang, sedang kapasitas yang dimiliki sebenarnya hanya 30 orang.

"Kami masih mencoba berusaha dengan berbagai cara supaya mereka yang dirujuk (datang ke IGD) RSU UMM masih bisa kami layani," terang dia.

Baca Juga : Senin Tambah Pasien Konfirmasi Positif 7 Orang, 6 Sembuh, Kota Batu Betah di Zona Oranye

Namun keterbatasan ruang yang dimiliki, akhirnya RS UMM memutuskan sementara untuk menutup layanan bagi pasien covid-19.

"Akhirnya dengan jumlah yang sekarang kami mohon maaf tidak bisa menampung lagi sampai batas yang tidak bisa kami tentukan," ungkapnya. 
 

Topik
Covid 19 di Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru