Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat menyapa warga ketika aktif melakukan kampanye (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (kemeja putih) saat menyapa warga ketika aktif melakukan kampanye (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jika kembali diamanahi memimpin Kabupaten Malang, Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) nomor urut 1 Sanusi, berencana mengerahkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang membidangi sektor pertanian untuk meningkatkan potensi yang ada di Kabupaten Malang.

Salah satu potensi di sektor pertanian yang bakal dioptimalkan oleh politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini, adalah dibagian pembibitan buah-buahan. 

Baca Juga : Ketua Tim Kampanye Malang Makmur Digantikan Darmadi, Didik: Harus Lebih Maksimal Kerjanya

 

”Banyak kegiatan masyarakat yang perlu diapresiasi. Utamanya pada pusat pembibitan tanaman dan buah-buahan,” ungkapnya.

Sebagai contoh, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) ini, mengapresiasi upaya pembibitan beragam varietas tanaman yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Lawang dan Singosari.

”Di bidang pertanian bisa dijadikan sektor wisata sekaligus penjualan bibit, di sana (Kecamatan Lawang dan Singosari, red) ada beragam bibit buah-buahan unggulan,” jelas politisi yang juga pernah diamanahi sebagai Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Melalui sektor pertanian, diceritakan Abah Sanusi, kelompok pengerak bibit tanaman di wilayah Malang Utara tersebut, juga mampu bersinergi untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

”Semuanya ada di sana. Pengerjaan bibitnya dilakukan oleh kalangan ibu-ibu, sedangkan kalangan bapak-bapaknya yang memasarkan kreasi yang telah dihasilkan di sektor pertanian tersebut,” ungkapnya.

Sejauh ini, dari pengamatan Abah Sanusi, sudah banyak bibit tanaman yang dihasilkan dari kecamatan yang ada di wilayah Malang Utara tersebut. Di mana, kebanyakan merupakan bibit buah-buahan.

”Ada bibit alpukat, ada bibit kelengkeng, ada bibit duren. Pokoknya ada segala macam bibit buah-buahan yang dihasilkan di sana,” ungkap santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini.

Sebagai informasi, berkat kegigihan Sanusi di sektor pertanian, membuat Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang beberapa waktu lalu diganjar penghargaan nasional dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dalam penghargaan Kategori Daerah Pengembangan Kawasan Hortikultura Terbaik tahun 2020 yang diterima Bupati Malang Sanusi, di Gedung Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta ini, diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada 17 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga : Maksimalkan Potensi Desa, Paslon SanDi Bakal Optimalkan 3 Sektor Penunjang Ini

 

Pemberian penghargaan kepada Pemkab Malang itu, didasari atas capaian pengembangan Kawasan Hortikultura di sektor buah-buahan. Terutama terkait pengembangan buah Alpukat varietas Pameling yang bertempat di Kecamatan Singosari dan Lawang.

Di bawah instruksi Sanusi melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang ini, rata-rata produktivitas buah unggulan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, mampu menghasilkan di atas rata-rata produksi nasional.

”Penghargaan dan capaian yang telah diraih Pemkab Malang ini akan terus kami pertahankan, agar bisa semakin berkembang. Nanti akan kita perpadukan dengan program yang ada di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang,” tukas Abah Sanusi.

Sekedar informasi, hari ini (Kamis, 26/11/2020) paslon SanDi kembali melanjutkan giat kampanye dengan cara bertatap muka secara langsung dengan masyarakat Kabupaten Malang.

Terpantau, hingga petang tadi, kandidat yang memiliki tagline Malang Makmur ini, mulai bergeser setelah sempat mendengarkan aspirasi warga saat berkampanye di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.