Dugaan Kasus Sabotase PDAM Kota Malang, Polres Malang Periksa 12 Orang

Nov 26, 2020 19:47
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat ditemui awak media usai melakukan ungkap kasus di Mapolres Malang, Kamis (26/11/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat ditemui awak media usai melakukan ungkap kasus di Mapolres Malang, Kamis (26/11/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Terkait dugaan kasus sabotase air PDAM Kota Malang yang tercemar akibat tercampur dengan solar, pihak Polres Malang telah melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang untuk dimintai keterangan. 

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, mengungkapkan, bahwa 12 orang tersebut merupakan orang-orang yang berada di sekitar pusat tercemarnya air dari PDAM Kota Malang, yakni di Sumber Air Wendit. 

Baca Juga : Kejari Kota Malang Eksekusi Insinyur Terpidana Korupsi Dana Jasmas

"Ada sekitar 12 orang yang kita periksa. Dari operator yang ada di Sumber Air Wendit itu, kemudian semua petugas-petugas di tempat pompanya itu terus kita lakukan pemeriksaan," ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh awak media usai kegiatan ungkap kasus di Mapolres Malang, Kamis (26/11/2020). 

Selain itu, pria kelahiran Solok, Sumatera Barat ini, juga menjelaskan, bahwa pada proses penyelidikan juga akan melibatkan beberapa teknisi dan ahli untuk memberikan kepastian terhadap keterangan-keterangan para saksi. 

"Mungkin juga kita tambahkan teknisi-teknisi atau ahli yang memahami itu untuk mensinkronkan keterangan dari mereka dengan situasi khusus yang terjadi pada saat kejadian tersebut," terangnya. 

Hal itu dilakukan oleh jajaran Polres Malang selain untuk memastikan keterangan dari para saksi, juga untuk menguatkan adanya unsur kesengajaan atau murni kesalahan teknis. 

"Nanti akan kita pastikan. Apakah ada unsur kelalaian di sana atau memang murni ada hal-hal yang tidak bisa kita hindari," ujarnya. 

Hingga sampai saat ini, dikatakan Hendri, bahwa pihaknya belum bisa memberikan analisa atau hasil sementara serta nama-nama saksi yang memenuhi syarat untuk naik tingkat menjadi tersangka.  

Baca Juga : 61 Hari Kampanye, Bawaslu Kabupaten Malang Catat 10 Dugaan Pelanggaran Pilkada

"Saya belum bisa memberikan analisa sementara. Nanti kalau sudah penyelidikan ini terang, baru kita sampaikan. InsyaAllah satu minggu ini kita sampaikan ke teman-teman media. Dari interogasi dan penyelidikan kasus terkait kasus PDAM ini," terangnya. 

Hendri menambahkan, jika terdapat pihak-pihak yang telah mengumumkan bahwa terdapat unsur kesengajaan atau apapun itu, pihaknya menegaskan, bahwa hingga sampai saat ini pihak Polres Malang sedang melakukan penyelidikan. 

Sebagai informasi, bahwa beberapa minggu lalu masyarakat yang merupakan pelanggan PDAM Kota Malang dibuat resah. Hal itu dikarenakan banyaknya air di masing-masing kediaman masyarakat berbau solar. 

Setelah keresahan ini mencuat di masyarakat dan telah menjadi perbincangan di media sosial, pihak Pemkot Malang dengan PDAM Kota Malang melakukan pendalaman masalah terkait bau solar di perairan rumah masyarakat Kota Malang. Ternyata dari pendalaman masalah, ditemukan tumpahan tangki solar yang pada saat itu akan melakukan pengisian di sekitar Sumber Air Wendit.

Topik
dugaan sabotase pdam kota malangPDAM Kota MalangPolres Malangberita hukum kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru