Cetak SDM Santri Unggul, Paslon SanDi Dorong Program Patih Perwira

Nov 26, 2020 14:12
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto saat menjelaskan tentang program unggulan Malang Makmur di sektor pendidikan, Patih Perwira (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Calon Wakil Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Didik Gatot Subroto saat menjelaskan tentang program unggulan Malang Makmur di sektor pendidikan, Patih Perwira (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sektor pendidikan bakal dijadikan salah satu fokus utama pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto), dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Malang. Tidak hanya di bidang pendidikan umum saja, pasangan nomor urut 1 ini juga bakal mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul di kalangan pondok pesantren (ponpes).

Salah satu program yang disiapkan untuk mencetak santri unggul tersebut, dijelaskan Calon Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, adalah dengan memberikan pelatihan berwirausaha di kalangan santri.

Baca Juga : Ketua Tim Kampanye Malang Makmur Digantikan Darmadi, Didik: Harus Lebih Maksimal Kerjanya

 

Terkait hal itu, politisi yang akrab disapa Sam Didik ini, mengaku sudah menyiapkan program khusus yang telah disiapkan oleh pasangan SanDi. Yakni Program Unggulan Malang Makmur di sektor pendidikan, Patih Perwira atau akronim dari Pelatihan Pesantren Berbasis Wirausaha.

”Itulah nanti akan ada kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Malang dengan ponpes. Nantinya ada pendidikan pelatihan yang akan kita anggarkan untuk memberikan pelatihan wirausaha di ponpes,” terang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Jika diamanahi memimpin Kabupaten Malang, pasangan dari Calon Bupati Malang, Sanusi ini bakal berkolaborasi dengan beberapa BLK (Balai Latihan Kerja) guna memberikan pelatihan wirausaha di lingkungan pondok pesantren.

”Ya tentunya satu di antaranya yaitu kita akan bekerjasama dengan BLK, yang akan kita kerjasamakan dengan pesantren yang ada di Kabupaten Malang untuk memberikan pelatihan khusus kepada santri yang sudah dewasa,” ungkap politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang ini.

Jika pelatihan yang telah dicanangkan dalam program Patih Perwira ini berjalan sesuai ketentuan, maka Sam Didik optimis SDM yang dihasilkan pondok pesantren akan lebih siap saat terjun ke kalangan masyarakat.

Baca Juga : Maksimalkan Potensi Desa, Paslon SanDi Bakal Optimalkan 3 Sektor Penunjang Ini

 

”Sehingga di saat santri kita telah keluar dari ponpes, ada 2 pendidikan yang mereka dapatkan. Pertama pendidikan agamanya cukup, kemudian kemampuan keterampilan dan pengetahuan umum itu cukup, dan dengan bimbingan wirausaha mereka (santri) akan bisa lebih bersaing di tengah masyarakat,” tukasnya.

Sekedar informasi, hari ini (Kamis 26/11/2020) paslon SanDi kembali menggelar kampanye dengan cara bertatap muka langsung dengan masyarakat. Hingga berita ini ditulis, kandidat yang memiliki tagline Malang Makmur ini, masih aktif menyapa sekaligus mendengarkan aspirasi warga saat berkampanye di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

 

Topik
Pilkada Kabupaten MalangBapaslon SanDi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru